- Bersihkan Secara Kering
- Jangan memakai air. Bila menjumpai kotoran ayam atau tanah, bersihkan memakai tisu kering, lap bersih, atau spons kering dengan cara digosok perlahan. (Bila sangat kotor dan terpaksa dicuci dengan air hangat, segera keringkan sebelum masuk penyimpanan).
- Posisi Runcing di Bawah
- Selalu simpan dengan bagian runcing menghadap ke bawah dan bagian tumpul di atas. Bagian tumpul memiliki kantong udara. Posisi ini menjaga kantong udara tetap stabil serta mencegah kuning telur bergeser atau pecah.
- Pakai Wadah Karton
- Simpan di dalam wadah karton aslinya (egg tray) atau wadah tertutup. Karton berfungsi menyerap kelembapan berlebih dan mencegah bau menyengat dari makanan lain (seperti bumbu dapur) terserap masuk.
- Hindari Rak Pintu Kulkas
- Jangan menyimpan stok di rak pintu kulkas. Perubahan suhu ekstrem dan guncangan akibat aktivitas buka-tutup pintu akan membuat kantong udara cepat rusak. Letakkan di rak bagian dalam kulkas yang bersuhu stabil di bawah 4°C.
- Pilih Lokasi Sejuk (Untuk Suhu Ruang)
- Bila menyimpan di luar kulkas, letakkan wadah di tempat yang kering, tidak pengap, terhindar dari sinar matahari langsung, serta jauh dari hawa panas kompor maupun penanak nasi.
Cara Menyimpan Telur Agar Awet Berbulan-bulan Tanpa Dicuci

- Mencuci telur dengan air dapat merusak lapisan kutikula pelindung, membuat pori-pori terbuka dan mempercepat pembusukan akibat masuknya bakteri.
- Telur yang tidak dicuci bisa bertahan 2–3 minggu di suhu ruang dan hingga 1–2 bulan dalam kulkas, namun sebaiknya dikonsumsi dalam 3–5 minggu.
- Penyimpanan terbaik dilakukan secara kering, posisi runcing di bawah, memakai wadah karton tertutup, serta diletakkan di rak dalam kulkas bersuhu stabil di bawah 4°C.
Menyimpan telur stok dapur memerlukan trik khusus agar kesegarannya terjaga. Banyak orang beranggapan membersihkan cangkang memakai air sebelum menyimpannya merupakan langkah yang tepat. Padahal, kebiasaan itu justru memicu kerusakan.
1. Alasan dilarang mencuci telur

Telur segar memiliki lapisan pelindung alami tak kasat mata bernama kutikula pada cangkangnya. Lapisan ini bertugas sebagai benteng untuk mencegah bakteri, seperti Salmonella, serta menahan udara masuk melewati ribuan pori-pori kecil.
Mencuci cangkang memakai air akan mengikis lapisan kutikula tersebut. Akibatnya, pori-pori terbuka lebar dan bakteri sangat mudah masuk, sehingga telur lebih cepat membusuk.
2. Daya tahan telur berdasarkan suhu

Pada suhu ruang, khususnya iklim tropis Indonesia, telur ayam ras yang tidak dicuci umumnya sanggup bertahan maksimal 2 hingga 3 minggu.
Jika ingin mencapai daya simpan 1 sampai 2 bulan, letakkan di dalam kulkas. Meski awet berbulan-bulan di suhu dingin, idealnya telur dihabiskan dalam waktu 3 hingga 5 minggu agar kualitasnya tetap prima.
3. Langkah menyimpan telur yang tepat

Terapkan panduan berikut agar stok awet maksimal tanpa kehilangan kualitas nutrisinya:
Praktikkan langkah penyimpanan di atas agar persediaan bahan makanan di rumah selalu dalam kondisi segar. Bagikan informasi bermanfaat ini ke kerabat agar tidak keliru lagi saat menata belanjaan dapur!


















