Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Waspada Modus Penipuan Pinjam Uang Catut Nama Wali Kota Semarang

Waspada Modus Penipuan Pinjam Uang Catut Nama Wali Kota Semarang
Ilustrasi modus penipuan catut nama dan foto Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. (dok. Pemkot Semarang)
Intinya Sih
  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan tidak pernah meminjam uang secara pribadi dan menyebut akun WhatsApp yang mencatut namanya sebagai penipuan.
  • Pemerintah Kota Semarang mengimbau warga untuk memblokir nomor penipu dan tidak mempercayai pesan yang mengatasnamakan pejabat dengan alasan urusan kedinasan.
  • Pemkot Semarang sedang melacak pelaku serta mendorong masyarakat menggunakan kanal Lapor Semar untuk melaporkan atau memverifikasi dugaan penipuan serupa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Semarang, IDN Times - Modus penipuan yang beredar di masyarakat semakin marak. Kali ini melibatkan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng dengan motif menghubungi warga secara personal meminjam sejumlah uang.

1. Wali kota pastikan tidak pernah pinjam uang

hut kota semarang
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-479 Kota Semarang yang digelar di Halaman Balai Kota, Sabtu (2/5/2026). (dok. Pemkot Semarang)

Atas modus tersebut, masyarakat Kota Semarang diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencatutan identitas pejabat publik itu. Kronologinya, sebuah akun WhatsApp dengan nomor 08137289250 dan menggunakan foto profil Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menghubungi warga secara personal lalu meminjam sejumlah uang.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menegaskan, bahwa nomor tersebut adalah akun palsu yang murni digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksi penipuan. Dirinya memastikan tidak pernah menghubungi siapapun secara pribadi untuk urusan pinjam-meminjam dana kedinasan maupun personal.

“Saya meminta masyarakat untuk mengabaikan pesan dari nomor 08137289250 tersebut karena itu murni penipuan. Pelaku mencoba meyakinkan korban dengan memasang foto saya dan berpura-pura ingin meminjam uang dalam kondisi darurat,” ujarnya Senin (25/5/2026).

2. Imbau warga blokir nomor penipu

ilustrasi blokir (pixabay.com/arthur_bowers)
ilustrasi blokir (pixabay.com/arthur_bowers)

Dalam tangkapan layar percakapan yang beredar, pelaku menghubungi tokoh masyarakat dengan dalih membutuhkan dana cepat untuk menyelesaikan urusan administratif di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pelaku juga menjanjikan akan mengembalikan uang pinjaman tersebut dalam waktu dekat.

Wali Kota menjelaskan, bahwa segala bentuk urusan administrasi maupun program kerja antara Pemkot Semarang dengan kementerian selalu menggunakan jalur resmi anggaran negara. Sistem birokrasi pemerintahan tidak pernah mengenal mekanisme peminjaman uang pribadi kepada pihak luar secara personal.

“Pemerintah kota memiliki prosedur penganggaran yang legal dan terbuka, sehingga alasan pinjam uang untuk urusan Kemendagri itu jelas tidak masuk akal. Saya mengimbau warga untuk langsung memblokir nomor tersebut apabila menerima pesan dengan narasi serupa,” tegasnya.

3. Lacak keberadaan pemilik nomor

Ilustrasi pelacak lokasi (pexels.com/cottonbro studio)
Ilustrasi pelacak lokasi (pexels.com/cottonbro studio)

Saat ini Pemkot Semarang tengah melacak keberadaan pemilik nomor tersebut. Langkah hukum ini diambil secara serius sebagai upaya memberikan perlindungan kepada warga dari kerugian materiil.

Agustina menambahkan, bahwa masyarakat dapat memanfaatkan kanal pengaduan resmi Pemerintah Kota Semarang, yaitu Lapor Semar, untuk melakukan verifikasi informasi secara cepat. Kanal tersebut berfungsi sebagai alat kontrol agar warga bisa memastikan kebenaran setiap pesan yang membawa nama pejabat publik.

“Gunakan kanal Lapor Semar untuk mengkonfirmasi atau melaporkan segala bentuk indikasi penipuan yang mencatut nama jajaran pemerintah kota. Laporkan segera beserta bukti tangkapan layar percakapannya agar admin kami bisa langsung menindaklanjuti dan menyebarkan peringatan kepada warga yang lain,” pungkasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More