Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dirut Agrinas Sebut KDMP Diharapkan Buka Akses Pasar bagi Petani
Dirut Agrinas (kemeja coklat) dan rektor UPN Jakarta (pegang mic) sebut Koperasi Desa Merah Putih adalah wujud kehadiran negara untuk mendampingi masyarakat desa dan menggerakkan kegiatan ekonomi di desa, Sabtu (8/8/2026).(IDN Times/Cokie Sutrisno)
  • Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara menyebut Koperasi Desa Merah Putih sebagai wujud pendampingan negara untuk menggerakkan ekonomi desa berlandaskan asas kekeluargaan.
  • KDMP diharapkan menjadi pusat pengembangan potensi desa, mencakup pertanian, peternakan, perikanan, UMKM, dan sektor kreatif, sekaligus membuka peran anak muda sebagai penggerak ekonomi.
  • Koperasi ditargetkan memperluas akses pembiayaan, pasar, dan distribusi bagi petani agar rantai distribusi lebih kuat serta posisi tawar mereka dalam menentukan harga meningkat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sabtu (8/8/2026)

Workshop Pertanian dalam rangka HUT GMPP ke-3 digelar di Wonosobo. Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara menyatakan Koperasi Desa Merah Putih diharapkan memperkuat ekonomi desa serta akses pembiayaan, pasar, dan distribusi bagi petani.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Workshop pertanian membahas peran Koperasi Desa Merah Putih dalam memperkuat ekonomi desa, mengembangkan potensi lokal, serta memperluas akses pembiayaan, pasar, dan distribusi bagi petani.
  • Who?
    Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota, Rektor UPN Veteran Jakarta, kelompok tani Jawa Tengah, serta Teguh selaku ketua kelompok tani Kecamatan Kalikajar terlibat dalam diskusi.
  • Where?
    Workshop digelar di Krishna Resto Garden, Wonosobo, Jawa Tengah.
  • When?
    Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026, dalam rangka HUT GMPP ke-3.
  • Why?
    Koperasi Desa Merah Putih didorong untuk menggerakkan ekonomi desa, menggali potensi pertanian hingga sektor kreatif, dan membantu petani menghadapi rantai distribusi panjang serta posisi tawar harga yang lemah.
  • How?
    Koperasi diharapkan berfungsi sebagai pusat pengembangan ekonomi desa dengan menghubungkan petani pada pembiayaan, pasar, dan distribusi, serta membuka peran pengelola koperasi bagi anak muda di daerah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pak Joao bilang Koperasi Desa Merah Putih bisa membantu desa jadi lebih kuat. Koperasi ini bukan cuma tempat beli barang. Petani bisa dapat bantuan uang, jalan menjual hasil panen, dan pengiriman barang. Pak Teguh juga berharap petani tidak susah menentukan harga. Anak muda juga bisa ikut menggerakkan desa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Koperasi Desa Merah Putih membuka ruang bagi desa untuk mengelola kekuatan ekonominya secara lebih terhubung, dari pertanian hingga UMKM dan sektor kreatif. Forum di Wonosobo juga mempertemukan pelaku pertanian dengan gagasan penguatan pembiayaan, distribusi, dan akses pasar, sehingga peran petani serta anak muda desa berpotensi semakin aktif dalam kegiatan ekonomi lokal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Wonosobo, IDN TimesKoperasi Desa Merah Putih dinilai bukan hanya gerai untuk menjual kebutuhan masyarakat. Keberadaannya diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi desa dan mengembangkan potensi masyarakat.

Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara yang saat ini dijabat oleh Joao Angelo De Sousa Mota dalam Workshop Pertanian dalam rangka HUT GMPP ke-3 yang digelar di Krishna Resto Garden, Wonosobo, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum diskusi mengenai pertanian, ekonomi desa, serta penguatan peran masyarakat dalam mengembangkan potensi daerah.

1. KDMP disebut sejalan dengan Pasal 33

KDMP disebut telah sejalan dengan Pasal 33 UUD 1945, Sabtu (8/8/2026).(IDN Times/Foto: Ilustrasi)

Dihadapan para kelompok tani di Jawa Tengah, Direktur Utama PT Agrinas dan Rektor UPN Veteran Jakarta menyebut gagasan koperasi bukan sesuatu yang muncul secara tiba tiba. Koperasi disebut telah lama menjadi bagian dari pemikiran Presiden Prabowo Subianto.

Gagasan tersebut juga dinilai sejalan dengan Pasal 33 UUD 1945 yang menempatkan asas kekeluargaan sebagai dasar perekonomian.

"Koperasi Desa Merah Putih adalah wujud kehadiran negara untuk mendampingi masyarakat desa dan menggerakkan kegiatan ekonomi di desa,"ujarnya.

2. Koperasi harus menggerakkan potensi desa

Potensi yang bisa dikembangkan KDMP tidak hanya pertanian, tetapi juga peternakan, perikanan, UMKM hingga sektor kreatif, Sabtu (8/8/2026).(IDN Times/Foto : Ilustrasi)

Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi pusat pengembangan ekonomi desa. Potensi yang bisa dikembangkan tidak hanya pertanian, tetapi juga peternakan, perikanan, UMKM hingga sektor kreatif.

Menurut Mota, setiap desa memiliki kekuatan ekonomi masing masing yang perlu digali dan dikembangkan.

Kehadiran pengelola atau manajer koperasi juga diharapkan dapat membuka ruang bagi anak muda untuk menjadi penggerak ekonomi di daerahnya sendiri.

3. Petani didorong punya akses pembiayaan dan pasar

Teguh, salah satu ketua kelompok tani di kecamatan Kalikajar. (IDN Times/Cokie Sutrisno)

Persoalan petani juga menjadi perhatian dalam diskusi tersebut. Petani selama ini dinilai masih menghadapi rantai distribusi yang panjang dan posisi tawar yang lemah dalam menentukan harga.

Seperti dikatakan Teguh, seorang ketua kelompok tani di Kecamatan Kalikajar menyebut koperasi desa diharapkan dapat membantu memperkuat akses petani terhadap pembiayaan, pasar dan distribusi hasil produksi. Dengan begitu, petani tidak hanya berperan sebagai produsen, tetapi juga memiliki posisi yang lebih kuat dalam rantai ekonomi.

Editorial Team

Related Article