Surakarta, IDN Times - Presiden Ketujuh RI, Joko “Jokowi” Widodo mengaku hubunganya dengan Presiden Prabowo Subianto baik-baik saja. Hal tersebut disampaikan oleh Jokowi saat menjawab soal isu keretakan hubunganya dengan Presiden ke delapan tersebut.
Diterpa Isu Keretakan, Jokowi Sebut Hubungan dengan Prabowo Solid

1. Hubungan mengaku solid
Ditemui di rumahnya, Jokowi mengaku jika hubungannya dengan Prabowo baik-baik saja, bahkan keduanya makin solid.
“Sangat solid, sama sekali gak pernah ada masalah,” kata Jokowi, Selasa (11/2/2025).
“Ya kan gak apa-apa. Tapi sekali lagi hubungan saya dan Bapak Prabowo itu hubungan baik yang sudah lama terjalin,” tegas Jokowi.
2. Ada pihak yang mencoba memisahkan
Lebih lanjut, Jokowi juga mengakui jika ada sejumlah pihak yang mencoba memisahkan dirinya dengan Prabowo. Kendati demikian Jokowi enggan menjawab pihak tersebut.
“(Mengakui ada yang berusaha menjauhkan?) Ya biasa saja. (Siapa Pak?) yaa,” jawab Jokowi sembari tersenyum.
3. Mengaku belajar politik dari Prabowo
Kendati demikian, Jokowi mengaku jika dirinya banyak belajar dari Presiden Prabowo Subianto.
Pernyataan tersebut sekaligus membantah ucapan Prabowo yang menyatakan dirinya belajar soal politik dari Jokowi.
"Nggak. Saya yang belajar politik dari Pak Prabowo,"ujar Jokowi.
Jokowi tak menampik bahwa ia mengarahkan Prabowo menemui Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Hasilnya, Khofifah bergabung dalam barisan pendukung pasangan Prabowo - Gibran.
"Kalau itu iya. Bener. Saya yang menyampaikan. Dalam rangka pilpres, Pak Prabowo sebaiknya ketemu dengan Bu Khofifah di Surabaya. Untuk berdiskusi mengenai Jawa Timur," kata Jokowi.
"Ya saling belajar, belajar politik," pungkas Jokowi.