SD Kristem Manahan, Solo. IDNTimes/Larasati Rey
Lebih lanjut, Gibran merasa geram dengan adanya guru yang lalai dalam menerapkan protokol kesehatan. Bahkan Gibran sendiri selalu mengecek dan mengingatkan sekolah untuk tidak melepas masker saat pelajaran maupun di lingkungan sekolah.
“Makanya hati-hati sekali. Saya tiap hari selalu ingatkan, ngecek, rewel ke guru-guru. Masker jangan dilepas, masker jangan diturunkan, sing ngelingke nganti bosen (yang mengingatkan sampai bosan). Kalau sudah seperti ini susah kan,” tegasnya.
Gibran mengungkapkan, sejak awal hal ini menjadi salah satu resiko dari penyelenggaraan PTM.
“PTM kita buka ada resikonya, ya ini resikonya. Lha apa meh ora sekolah terus?. Semoga tidak mempengaruhi level 2, akan kita evaluasi terus” tandas Gibran.