Efek Angin Baratan, Pantura Jateng Hujan Deras Sampai Akhir Januari

- Hujan deras di Pantura Jateng hingga akhir Januari
- Intensitas curah hujan tinggi di Pemalang, Batang, Demak, Semarang, dan Jepara
- Kawasan Gunung Slamet, Dieng, Banyumas, Purbalingga, Wonosobo, Temanggung juga dilanda hujan deras
Semarang, IDN Times - Kawasan pantai utara (Pantura) Jawa Tengah bakal dilanda hujan deras sampai akhir Januari 2026 lantaran terkena dampak pertemuan angin baratan dan angin monsun yang bersamaan dengan Gelombang Kelvin.
Prakirawan Stasiun BMKG Klimatologi Kelas I Semarang, Zauyik Nana Ruslana mengungkapkan dengan munculnya pertemuan angin baratan dan munson justru menambah pertumbuhan awan yang signifikan di langit Jawa Tengah.
"Walau sekarang ini siklon tropis kekuatannya berkurang karena ada konvergensi angin munson, namun dampak yang dirasakan sangat kentara pada pertumbuhan awan yang signifikan. Sehingga, selama puncak penghujan bulan ini, curah hujannya menjadi sangat kuat," kata Ayik, sapaan akrabnya saat berbincang dengan IDN Times, Selasa (27/1/2026).
1. Hujan deras dari Pemalang sampai Jepara

Ayik juga bilang intensitas curah hujan akan bertambah deras ketika memasuki tanggal 27-28 Januari dan semakin meningkat pada 31 Januari.
Hujan intensitas tinggi diukur 100-150 milimeter per hari. Sedangkan curah hujan sedang intensitasnya antara 50-100 milimeter per hari.
Hujan dengan intensitas tinggi, katanya akan muncul di Pantura mulai dari Kabupaten Pemalang, Kabupaten Batang, Kabupaten Demak, Kota Semarang, Kabupaten Jepara.
"Ada Gelombang Kelvin yang bergerak dari arah barat menuju timur juga menambah curah hujan saat ini. Potensi (hujan) yang cukup tinggi di Pantura Pemalang, Batang, Jepara, Demak, Semarang," katanya.
2. Kawasan Gunung Slamet dan Dieng juga dilanda hujan deras

Resiko hujan deras juga diprediksi terjadi di pegunungan tengah dari Gunung Slamet, Dieng. "Di sana tinggi sekali hujannya karena ada dampak angin baratan dan monsun Asia. Kemudian sekitar Banyumas, Purbalingga, Wonosob,o Temanggung. Termasuk Magelang di Sindoro Sumbing Kabupaten Semarang Boyolali," urainya.
Saat bulan Februari, pihaknya memperkirakan La Nina akan melemah dan cenderung normal atau netral. Tetapi kondisi tersebut juga akan menambah curah hujan.
3. Kabupaten/kota di lereng gunung rawan longsor

Lebih jelas lagi, Ayik mengimbau masyarakat rajin memantau perkembangan cuaca dari aplikasi BMKG agar terhindar sebaran berita bohong.
Setiap pemerintah daerah juga sudah diminta menggalakkan kegiatan pembersihan sungai dan selokan rumah-rumah warga. "Karena kalau melimpas bisa sebabkan banjir," kata Ayik.
Pemkot Semarang sudah disarankan mengaktifkan pompa banjir untuk mempercepat penyedotan genangan banjir. "Perlu waspada bagi kabupaten/kota di lereng gunung dan dataran tinggi berpotensi longsor. Kalau timbul rekahan harap hindari, sebaiknya warga evakuasi ke tempat aman. Puncak musim hujan akan terjadi Februari," ujar Ayik.


















