Semarang, IDN Times - Aktivitas vulkanik Anak Gunung Krakatau berdampak langsung pada operasional transportasi udara di Jawa Tengah. Per Minggu, (6/9/2026) pukul 10.00 WIB, manajemen Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang mencatat 11 penerbangan mengalami pembatalan dan dua penerbangan mengalami penundaan jadwal.
Erupsi Krakatau, 11 Penerbangan di Bandara Semarang Dibatalkan, Ini Daftarnya

- Erupsi Anak Gunung Krakatau mengganggu operasional Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang pada 6 September 2026: 11 penerbangan dibatalkan dan dua penerbangan rute PKN ditunda.
- Pembatalan mencakup enam keberangkatan dan lima kedatangan, terutama rute Jakarta, Ketapang, Banjarmasin, serta sejumlah penerbangan maskapai ID, SI, GA, dan QG.
- Pengelola bandara memantau erupsi bersama BMKG dan AirNav Indonesia, berkoordinasi dengan maskapai, serta menyediakan alternatif angkutan darat bagi penumpang terdampak.
General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat perubahan operasional mendadak ini.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jasa bandara untuk mengecek kembali status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan," ujar Sulistyo dilansir keterangan resminya.
Daftar Penerbangan yang Dibatalkan dan Tertunda

Ruangan boarding penumpang pesawat di Bandara Ahmad Yani Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto) Berdasarkan data operasional bandara, pembatalan penerbangan mencakup enam jadwal keberangkatan dan lima jadwal kedatangan.
Jadwal keberangkatan yang batal meliputi:
ID 7369 tujuan CGK (STD 07.00 WIB, 153 penumpang)
SI 570 tujuan KWB (STD 07.30 WIB, 6 penumpang)
GA 231 tujuan CGK (STD 07.05 WIB, 159 penumpang)
GA 235 tujuan CGK (STD 09.30 WIB, 169 penumpang)
QG 794 tujuan BDJ (STD 11.15 WIB, 149 penumpang)
QG 791 tujuan CGK (STD 13.30 WIB, 180 penumpang)
Sementara itu, lima jadwal kedatangan yang mengalami pembatalan terdiri atas:
ID 6338 dari CGK (STA 07.45 WIB, 64 penumpang)
SI 571 dari KWB (STA 11.50 WIB, 6 penumpang)
GA 232 dari CGK (STA 08.45 WIB, 130 penumpang)
QG 795 dari BDJ (STA 10.45 WIB, 109 penumpang)
QG 790 dari CGK (STA 12.35 WIB, 90 penumpang)
Selain pembatalan, dua penerbangan rute PKN mengalami penundaan jadwal (delay). Penerbangan keberangkatan IN 196 tujuan PKN dengan 80 penumpang yang semula dijadwalkan pukul 08.45 WIB bergeser ke pukul 13.05 WIB.
Pada rute kedatangan, pesawat IN 195 dari PKN yang membawa 69 penumpang mengalami penundaan dari jadwal awal pukul 08.15 WIB menjadi pukul 12.15 WIB.
Koordinasi Keamanan dan Pilihan Transportasi Darat

Seorang penumpang pesawat melewati selasar menuju akses boarding Bandara Ahmad Yani Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto) Pengelola bandara terus memantau perkembangan erupsi Anak Gunung Krakatau secara berkala. Manajemen berkoordinasi aktif bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta AirNav Indonesia untuk memperbarui informasi cuaca dan mengantisipasi sebaran abu vulkanik.
Pihak bandara juga berkoordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan, termasuk pihak maskapai dan ground handling. Sebagai langkah antisipasi bagi calon penumpang yang terdampak, pengelola bandara bekerja sama dengan penyedia angkutan darat yang menyediakan alternatif perjalanan darat.
"Keselamatan penerbangan dan optimalisasi layanan merupakan prioritas utama kami. Bandara Semarang akan terus memantau situasi dan melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan operasional penerbangan berjalan dengan aman dan sesuai dengan kondisi terkini," tegas Sulistyo.
Bagi calon penumpang yang membutuhkan kepastian rute dan informasi kebandaraudaraan, segera hubungi Contact Center InJourney Airports di nomor 172 atau periksa kanal resmi maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandara.





















