Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Golkar-PAN Pilih Usung Prabowo, Ganjar Pranowo: Pernah Terjadi 2014

Golkar-PAN Pilih Usung Prabowo, Ganjar Pranowo: Pernah Terjadi 2014
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Share Article

Semarang, IDN Times - Bakal calon presiden (bacapres) yang diusung PDIP, Ganjar Pranowo merespon sikap Ketum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum PAN Zulkifli Hasan yang mendeklarasikan dukungannya kepada bacapres koalisi KKIR, Prabowo Subianto

Merapatnya Golkar dan PAN yang berarti semakin banyak partai mendukung Prabowo, menurutnya seperti kejadian Pilpres 2014 silam. 

1. Ganjar sebut kisah deklarasi Golkar dan PAN pernah terjadi tahun 2014

Gubernur Jateng sekaligus bacapres PDIP Ganjar Pranowo. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)
Gubernur Jateng sekaligus bacapres PDIP Ganjar Pranowo. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)

Ganjar bilang peristiwa bergabungnya partai mengeroyok PDIP dalam gelaran Pilpres sudah pernah terjadi.

"Dan kisah ini pernah terjadi saat 2014 kalau tidak salah ya. Saat itu yang mendukung lawannya pak Jokowi itu juga sama, mereka berbondong-bondong ke sana. Dan kejadian ini kita catat dalam perjalannya dan selalu ada dinamika yang berubah," kata Ganjar, Minggu (13/8/2023). 

Sebelumnya pemberitahuan, Ketum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum PAN Zulhas telah membacakan deklarasi dukungan bagi Prabowo Subianto di Menteng, Jakarta Pusat. Terlihat hadir pula bacapres KKIR Prabowo Subianto dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar. 

2. Paling penting jaga demokrasi agar berjalan dengan baik

Ganjar Pranowo saat berkunjung ke Sekretariat DPW PPP Sulawesi Utara, Kamis (18/5/2023). IDNTimes/FB Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo saat berkunjung ke Sekretariat DPW PPP Sulawesi Utara, Kamis (18/5/2023). IDNTimes/FB Ganjar Pranowo

Lebih lanjut lagi, Ganjar justru mengucapkan selamat kepada Golkar dan PAN atas keputusannya bergabung ke koalisi Gerindra dan PKB. 

Namun, ia mengajak semua pihak untuk menjaga demokrasi agar berjalan baik.

"Tentu saja yang paling penting adalah bagaimana menjaga demokrasi berjalan dengan baik dan apa yang mesti kita bereskan dari persoalan bangsa dan negara ini," bebernya.

3. Ganjar anggap aksi Golkar dan PAN biasa aja

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dalam acara peresmian Kantor DPP PAN di Jakarta Selatan (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dalam acara peresmian Kantor DPP PAN di Jakarta Selatan (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Ganjar mengaku keputusan Golkar dan PAN yang memilih mendukung Prabowo merupakan suatu yang biasa. Terlebih lagi, katanya semua elite partai sedang bernegosiasi untuk menentukan arah dukungan mereka jelang Pilpres 2024.

Ganjar menyebut, itu suatu hal yang biasa saja dalam proses demokrasi.

"Dalam proses demokrasi, sebenarnya itu biasa saja. Saya sangat menghormati sikap masing-masing partai. Pasti beliau sudah memberikan keputusan dan sudah punya catatan harus merapat ke mana," tuturnya. 

4. Ganjar masih rayu parpol lainnya

Gubernur Jawa Tengah ketika mengikuti rapat koordinasi kepala daerah di Sekolah Partai PDI Perjuangan di Lenteng Agung. (www.instagram.com/ganjar_pranowo)
Gubernur Jawa Tengah ketika mengikuti rapat koordinasi kepala daerah di Sekolah Partai PDI Perjuangan di Lenteng Agung. (www.instagram.com/ganjar_pranowo)

Dirinya pun menghormati keputusan Airlangga dan Zulhas yang hari ini mendeklarasikan dukungan bagi bacapres KKIR Prabowo Subianto. "Jadi saya sangat hormat atas keputusan yang diambil oleh partai siapapun mereka dan kemanapun mereka," ujar Ganjar. 

Pihaknya kini terus menjalin komunikasi dengan partai lain, baik yang sudah mendukung maupun yang belum mendukung.

"Maka kalau ada partai merapat ke salah satu titik, menurut saya itu hak politik mereka," jelasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Dhana Kencana
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

Sikapi Alih Fungsi Lahan, Pemprov Jateng Bikin Raperda Hutan

26 Mei 2026, 14:24 WIBNews