Salatiga, IDN Times – Menjelang Hari Pelanggan Nasional 2026 pada 4 September mendatang, PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Salatiga memperkuat pengawasan aset, pemeliharaan preventif hingga kesiapan personel untuk mengantisipasi gangguan pada sistem transmisi. Upaya itu dilakukan untuk menjaga kepuasan pelanggan keandalan listrik dan sistem transmisi.
Hari Pelanggan Nasional, PLN UPT Salatiga Upayakan Listrik Tetap Andal

1. Manajemen PLN turun langsung cek aset transmisi
General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Amiruddin mengatakan, keandalan pasokan menjadi bentuk pelayanan yang paling nyata kepada masyarakat.
“Senyum pelanggan adalah energi utama bagi PLN untuk bekerja keras. Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum untuk kembali menegaskan komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya, Kamis (27/8/2026).
Salah satu strategi yang dilakukan PLN UPT Salatiga adalah Management Patrol. Melalui kegiatan tersebut, jajaran manajemen tidak hanya melakukan pengawasan dari balik meja, tetapi turun langsung ke lapangan untuk memeriksa kondisi aset transmisi.
Pemeriksaan mencakup kondisi infrastruktur, penerapan Standard Operating Procedure (SOP), hingga aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Langkah ini penting karena gangguan pada sistem transmisi dapat berdampak terhadap kontinuitas pasokan listrik yang dibutuhkan masyarakat maupun sektor produktif.
Pengawasan kemudian diperkuat melalui TRUST WALKDOWN (Transmission Reliability and Customer Satisfaction). Program tersebut melibatkan kolaborasi lintas unit untuk memastikan kondisi aset dan kesiapan sistem transmisi tetap terjaga, sekaligus memasukkan aspek kepuasan pelanggan dalam pengelolaan jaringan.
2. Peralatan vital dicek berkala
PLN UPT Salatiga juga mengandalkan pemeliharaan preventif untuk mengantisipasi gangguan sebelum terjadi.
Pemeriksaan dilakukan secara rutin terhadap berbagai peralatan vital di gardu induk maupun jaringan transmisi. Tujuannya mendeteksi potensi masalah sejak dini, mempertahankan performa peralatan, serta menekan kemungkinan gangguan yang dapat memengaruhi keandalan sistem kelistrikan.
Artinya, menjaga listrik tetap menyala bukan hanya soal memperbaiki jaringan ketika terjadi gangguan. Sebagian pekerjaan justru dilakukan jauh sebelum pelanggan merasakan dampaknya.
Upaya menjaga kontinuitas pasokan juga didukung Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).
Tim tersebut memiliki kompetensi khusus untuk melakukan pekerjaan pemeliharaan pada instalasi listrik yang masih bertegangan. Dengan kemampuan tersebut, sejumlah pekerjaan dapat dilakukan tanpa harus menghentikan penyaluran listrik.
3. Pastikan sistem transmisi tetap andal
Skema ini memungkinkan PLN mengurangi dampak pekerjaan pemeliharaan terhadap pelanggan. Di sisi lain, pekerjaan tetap harus dilakukan dengan prosedur keselamatan yang ketat mengingat personel bekerja pada instalasi bertegangan.
Manager PLN UPT Salatiga, Ardylla Rommyonege, mengatakan seluruh rangkaian pemeliharaan pada akhirnya bermuara pada kebutuhan masyarakat terhadap pasokan listrik yang stabil.
“Setiap pekerjaan pemeliharaan yang kami lakukan pada dasarnya memiliki tujuan yang sama, yaitu memastikan sistem transmisi tetap andal sehingga pelanggan dan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya,” katanya.
Menurutnya, ukuran keberhasilan pelayanan PLN tidak berhenti pada rumah tangga. Keandalan listrik juga menjadi kebutuhan vital bagi rumah sakit hingga sektor industri yang bergantung pada kontinuitas pasokan energi.
“Karena bagi kami, merayakan Hari Pelanggan Nasional berarti memastikan bahwa setiap rumah tangga, rumah sakit hingga sektor industri dapat menikmati listrik yang andal, tanpa kendala,” pungkas Ardylla.
Curated For You
- PLN Kasih Diskon Tambah Daya 50 Persen, Cek Syarat dan Cara Klaimnya21 Agu 2026, 13:46 WIB
- Sambut 17 Agustusan, PLN Rawat Gardu Induk Boyolali Tanpa Padam29 Jul 2026, 18:46 WIB