Pameran HIMPERRA Property Expo 2026 di Atrium Solo Square, Surakarta. (IDN Times/Larasati Rey)
Selain mendorong transaksi properti, pembukaan expo juga diwarnai aksi sosial. DPD HIMPERRA Jawa Tengah menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Bantuan masing-masing senilai Rp25 juta per unit diberikan untuk empat daerah, yakni Kabupaten Grobogan, Kendal, Boyolali, dan Kota Surakarta.
Sugiyatno mengatakan bantuan tersebut menjadi bentuk apresiasi HIMPERRA terhadap pemerintah daerah yang memberikan dukungan terhadap sektor perumahan, termasuk kemudahan perizinan dan insentif pembebasan BPHTB.
“HIMPERRA tidak hanya berbisnis, tetapi juga berkomitmen memberikan kontribusi sosial bagi daerah,” tegas Sugiyatno.
Dukungan terhadap penyelenggaraan expo juga datang dari Pemerintah Kota Surakarta. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Surakarta, Nico Agus Putranto, menilai sektor perumahan memiliki efek berantai terhadap perekonomian daerah.
“Pembangunan perumahan menggerakkan sektor konstruksi, material, tenaga kerja, hingga UMKM. Kami berharap expo ini menjadi solusi penyediaan hunian yang inovatif, berkualitas, terjangkau, serta tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan dan keberlanjutan bagi masyarakat Solo Raya,” tutur Nico.