Hujan Hampir Setengah Hari, Belasan Rumah di Kudus Terendam Banjir

1. Banjir sudah sering terjadi penyebabnya karena pendangkalan sungai

Salah satu warga Atik Winarti saat ditemui mengaku kejadian banjir di wilayah sudah sering terjadi. Hal ini dikarenakan adanya sungai yang diperkirakan sudah dangkal.
"Sering terjadi banjir disini. Tadi siang hujan deras. Dan sekitar pukul 15.00 WIB air meluap," terangnya.
Banjir ini, kata dia belum terbilang parah. Sekitar empat lima tahun lalu pernah terjadi banjir hingga meremdam rumah warga.
"Ini hanya sampai teras rumah saja. Dan airnya cepat surut," turutnya.
2. Banjir terparah terjadi pada 2014 silam

Senada juga diungkapkan oleh Agus Salim saat ditemui. Dia mengaku banjir di desanya sudah sering terjadi. Terparah banjir terjadi pada tahun 2014 silam.
"Kalau hujan disini pasti. Cuman ini belum seberapa. Karena banjirnya hanya sampai teras rumah saja," jelas dia.
Sementara itu, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Kudus Bergas C Penanggungan mengungkapkan banjir di desa Loram Kulon karena limpasan air dari sungai desa setempat.
3. Belasan rumah terdampak banjir dari luapan sungai Gondang

Penyebab banjir diperkirakan, pertama karena cuaca hujan intensitas sedang dengan durasi cukup lama. Kemudian adanya penyempitan sungai disebabkan bangunan pemukiman.
"Lalu juga Tanggul sungai terlalu rendah serta sedimentasi dasar sungai," beber dia dalam keterangan tertulis yang diterima IDN Times, Selasa (21/1).
Akibat dari banjir itu, kata dia air masuk di 11 Rumah 12 KK dengan 49 jiwa. Ketinggian air di dalam rumah setinggi ± 10 - 20 cm .
Diharapkan nantinya ada normalisasi sungai. Selain itu juga adanya pembenahan dan peninggian tanggul sungai Gondang.



















