Semarang, IDN Times - Layanan mudik dan balik gratis dimanfaatkan para perantau agar dapat memangkas biaya pulang kampung ke Semarang.
Bahkan, ada yang benar-benar memanfaatkan layanan tersebut dengan maksimal. Salah satu perantau yang rutin memanfaatkan layanan mudik dan balik gratis ialah Pradina.
Siang itu, Dina ditemani suaminya tampak membawa kopernya melewati kerumunan penumpang yang lain.
Ia berjalan kaki dari selasar sampai ke peron Stasiun Tawang Semarang agar bisa naik ke dalam gerbong secepat mungkin.
Bagi Dina, dengan memakai layanan mudik gratis dan balik gratis adalah kesempatannya untuk menikmati fasilitas dari pemerintah.
Dina mengaku saat mudik dari Tangerang Selatan (Tangsel) ke Semarang pas Lebaran kemarin, dirinya ikut mudik gratis naik bus. Lalu pas hari ini akan balik lagi ke tanah perantauan, ia juga memilih ikut program balik gratis naik KA Tawang Jaya Premium.
"Tahun ini mudik ke Semarang naik bus. Pulangnya naik kereta," akunya, Jumat (27/3/2026).
