Semarang, IDN Times - Pemerintah Kota Semarang menggelar undian berhadiah utama iPhone 17 Pro Max dan Samsung Z Flip 7 bagi masyarakat melalui Program IJOLKE 2026 (Rejeki Jajan Dolan Ning Kota Semarang).
Jajan dan Dolan di Kota Semarang Bisa Dapat iPhone? Begini Caranya

1. Dorong masyarakat unggah struk transaksi
Program yang diselenggarakan dalam rangka HUT Ke-479 Kota Semarang ini mendorong warga maupun wisatawan untuk mengunggah struk transaksi makan, menginap, hiburan dan parkir di website ijolke.semarangkota.go.id.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menegaskan, IJOLKE bukan sekadar program undian, tetapi strategi cerdas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk taat membayar pajak.
“IJOLKE mengajak masyarakat berpartisipasi aktif. Dari aktivitas sehari-hari seperti makan atau jalan-jalan, kita sudah ikut berkontribusi dalam pembangunan kota,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).
Program ini juga menjadi langkah konkret Pemkot Semarang dalam meningkatkan PAD. Berdasarkan data realisasi pajak daerah Kota Semarang, PAD pada 2024 mencapai 92,28 persen dan 88,55 persen pada 2025, dengan beberapa sektor bahkan melampaui target.
2. Partisipasi masyarakat tinggi
Namun dari pencapaian itu, masih ada potensi besar yang perlu dioptimalkan, khususnya di sektor tertentu seperti parkir.
Adapun sejak diluncurkan, capaian program IJOLKE menunjukkan partisipasi masyarakat yang tinggi. Tercatat sebanyak 17.065 nota telah terkirim melalui sistem IJOLKE. Kemudian, masih akan terus bertambah sampai dengan berakhirnya upload IJOLKE di tanggal 24 Mei 2026.
Data ini menunjukkan bahwa selain tingginya antusiasme masyarakat, proses verifikasi juga dilakukan untuk memastikan keabsahan jangka waktu dan nota itu sendiri.
Lewat IJOLKE, masyarakat juga berperan sebagai pengawas partisipatif. Setiap struk transaksi yang diunggah membantu pemerintah memastikan kepatuhan pajak pelaku usaha.
3. Transaksi parkir tanpa minimal
Program ini berlangsung mulai 24 Februari hingga 24 Mei 2026, dan dapat diunggah mulai tanggal 1 Maret dengan transaksi minimal Rp50 ribu (kecuali parkir).
Transaksi parkir juga masuk dalam IJOLKE tanpa minimal, sehingga memperluas partisipasi masyarakat sekaligus mendorong optimalisasi pajak sektor parkir. Struk cukup diunggah melalui platform resmi IJOLKE.
“Ini bukan hanya soal hadiah, tapi bagaimana kita membangun budaya sadar pajak bersama,” tegas Agustina.
Dengan konsep “Jajan sambil Berkontribusi”, IJOLKE 2026 diharapkan mampu mendorong ekonomi lokal sekaligus memperkuat transparansi dan kepatuhan pajak di Kota Semarang.