Purwokerto, IDN Times - Di saat banyak anak muda lebih sibuk bikin konten TikTok atau Reels yang cepat viral, puluhan pelajar di Banyumas Raya justru memilih jalur yang beda , mereka akan mendokumentasikan budaya leluhur, merekam memori kolektif masyarakat, dan merawat tradisi yang mulai tergeser zaman.
Mereka adalah para peserta Grebeg Film Banyumas (GFB) yang akan digelar pada Agustus 2026 mendatang. Menurut Direktur Program GFB 2026, Wasis Wardhana, program inkubasi film dokumenter yang tidak cuma mengajarkan teknik bikin film, tapi juga memngajak generasi muda untuk balik menggali akar budaya sendiri.
"Di balik kamera yang mereka genggam nantinya, ada misi yang jauh lebih dalam, memastikan tradisi lokal masih punya tempat di tengah derasnya arus modernisasi,"katanya kepada IDN Times, Minggu (7/6/2026).
