Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Perjalanan 13 KA Memutar Jalur Utara

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Perjalanan 13 KA Memutar Jalur Utara
Kereta Api Bangunkarta (commons.wikimedia.org/Syaifan Bahtiar Nirwansyah)

Semarang, IDN Times - Perjalanan 13 kereta api jurusan Stasiun Pasarsenen Jakarta menuju Surabaya terpaksa dialihkan menyusul adanya kejadian KA Bangunkarta di dekat Stasiun Bumiayu Brebes.

Ketiga belas kereta api tersebut harus memutar saat menempuh perjalanan dari Stasiun Pasarsenen Menuju Cirebon, Tegal hingga Stasiun Tawang Semarang.

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan KA di wilayah Daop 4.

“Kami telah melakukan pemberitahuan kepada seluruh jajaran operasional stasiun, petugas pengatur perjalanan kereta api, serta penjaga perlintasan sebidang terkait adanya perubahan pola operasi perjalanan KA yang memutar melalui jalur utara,” ujar Luqman dalam keterangan yang diterima IDN Times, Senin (6/4/2026).

Table of Content

1. Perjalanan KA lintas selatan memutar ke utara

1. Perjalanan KA lintas selatan memutar ke utara

Ilustrasi rel kereta api (Dok. IDN Times)
Ilustrasi rel kereta api (Dok. IDN Times)

Ia menuturkan perjalanan lintas kereta api harus memutar melewati Cirebon, Tegal, Tawang, Brumbung Gundih dan Solo untuk menyiasati gangguan perjalanan dari jalur perlintasan Bumiayu.

Kemudian sebaliknya dari Solo, kereta api juga diharuskan melewati Gundih, Brumbung, Semarang Tawang, Tegal dan Cirebon.

“Dengan kondisi saat ini per Senin pukul 16.30 WIB, sejumlah perjalanan kereta api pada lintas selatan akan memutar melalui jalur utara Jawa. Namun demikian, untuk KA keberangkatan dari wilayah Daop 4 Semarang tidak mengalami perubahan jadwal keberangkatan,” tegasnya.

2. Daftar KA yang memutar ke jalur utara Jateng

IMG_20260327_142223.jpg
Sejumlah calon penumpang kereta api berkumpul di peron Stasiun Tawang Semarang untuk menunggu kedatangan kereta api. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Adapun daftar perjalanan KA yang mengalami perubahan pola operasi (memutar) sebagai berikut:

1. KA 256B Jaka Tingkir relasi Pasar Senen – Solo memutar via Cirebon – Semarang – Brumbung – Gundih - Solo.

2. KA 62B Manahan relasi Gambir – Solo memutar via Prupuk – Tegal – Semarang – Brumbung – Gundih – Solo.

3. KA 90 Gayabaru Malam Selatan relasi Pasarsenen – Surabaya Gubeng memutar via Prupuk – Tegal – Semarang – Brumbung – Gundih – Solo.

4. KA 44 Taksaka relasi Gambir – Yogyakarta memutar via Cirebon – Semarang – Brumbung – Gundih – Solo.

5. KA 47 Taksaka relasi Yogyakarta – Gambir memutar via Yogyakarta – Solo – Gundih – Brumbung – Semarang – Tegal – Cirebon.

6. KA 162 Bangunkarta relasi Pasarsenen – Jombang memutar via Cirebon – Semarang – Brumbung – Gundih – Solo.

7. KA 7042 (KA Penumpang Tambahan) relasi Gambir – Surabaya Gubeng memutar via Cirebon – Semarang – Surabaya Pasarturi – Surabaya Gubeng.

8. KA 8 Bima relasi Gambir – Surabaya Gubeng memutar via Cirebon – Semarang – Brumbung – Gundih – Solo.

9. KA 251 Jayakarta relasi Surabaya Gubeng – Pasar Senen memutar via Solo – Gundih – Brumbung – Semarang – Cirebon.

10. KA 252 Jayakarta relasi Pasar Senen – Surabaya Gubeng memutar via Cirebon – Semarang – Surabaya Pasarturi – Surabaya Gubeng.

11. KA 73B Senja Utama Solo relasi Solo – Pasar Senen memutar via Solo – Gundih – Brumbung – Semarang – Cirebon.

12. KA 36 Gajayana relasi Gambir – Malang memutar via Cirebon – Semarang – Brumbung – Gundih – Solo.

13. KA 15 Argo Dwipangga relasi Solo – Gambir memutar via Solo – Gundih – Brumbung – Semarang – Cirebon.

3. Daop 4 Semarang imbau warga hati-hati lewati perlintasan sebidang

IMG-20260324-WA0076.jpg
Dua porter membawa koper calon penumpang kereta api di Stasiun Tawang Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Lebih jelas lagi, pihaknya meningkatkan kewaspadaan terhadap titik-titik perlintasan sebidang seiring adanya peningkatan frekuensi perjalanan KA akibat pola operasi memutar.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang. Dengan adanya penambahan frekuensi perjalanan KA di jalur utara, masyarakat diharapkan untuk selalu disiplin, mematuhi rambu-rambu, serta mendahulukan perjalanan kereta api,” urainya.

Pihaknya pun terus berkomitmen untuk menjaga keselamatan, keamanan, dan kelancaran perjalanan kereta api, serta memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap optimal di tengah kondisi yang terjadi.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan dan terus berupaya agar operasional perjalanan KA dapat kembali normal secepatnya,” ujar Luqman.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

Grab Kenalkan Fitur AI Terbaru, Bantu Pengguna hingga Berdayakan Usaha

09 Apr 2026, 21:38 WIBNews