Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kapolrestabes Semarang Akui Minta Kampus Beri Video Testimoni: Gak Maksa

Kapolrestabes Semarang Akui Minta Kampus Beri Video Testimoni: Gak Maksa
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar dan Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Satake Bayu Setianto. (IDN Times/Dok Humas Polda Jateng (
Share Article

Semarang, IDN Times - Guna menciptakan Pemilu 2024 yang sejuk, aman, damai dan bermartabat, Satgas Cooling System Polda Jateng merangkul tokoh masyarakat termasuk civitas akademika memberikan pesan kamtibmas untuk membuat situasi yang kondusif. 

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar menyampaikan bahwa sebagai Penanggung jawab Kamtibmas di Kota Semarang berkewajiban mewujudkan situasi yang Kondusif dengan beberapa langkah antara lain melaksanakan cooling system dengan cara merangkul civitas akademi untuk bersama sama menjaga situasi kondusif.

"Poin pertama adalah kami selaku penanggung jawab harkamtimas di Kota Semarang punya kewajiban mewujudkan situasi yang kondusif khususnya dalam rangka pelaksanaan Pemilu 2023- 2024, beberapa langkah untuk membentuk situasi yang kondusif antara lain melakukan program cooling system, kegiatannya antara lain mengajak tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama termasuk dari Civitas akademi untuk memberikan dukungan terhadap terlaksananya pemilu damai," katanya dalam keterangan yang diterima IDN Times, Rabu (7/2/2024). 

Ia juga mengaku bahwa ajakan ajakan ini adalah ajakan untuk menciptakan situasi damai, termasuk ajakan kepada mahasiswa, civitas akademi yang dilakukan adalah ajakan untuk mensupport terciptanya pemilu damai, tidak ada maksud lain dari pada itu. 

Terkait dengan video testimoni yang beredar, ia menyampaikan jika video hanya merupakan media dan sebelum pihaknya melakukan wawancara dan testimoni sudah sampaikan kepada para tokoh yang diwawancara bahwa hasil testimoni ini akan kami publish karena memang tujuannya agar pesan dari para tokoh dapat sampai kepada khalayak ramai.

"Dalam memberikan testimoni sama sekali tidak ada paksaan bagi yang bersedia memberikan testimoni ataupun memberikan pesan kamtibmas di Kota Semarang," akunya. 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setiantp mengajak seluruh komponen masyarakat mulai tokoh agama, tokoh masyarakat, ataupun orang yang kompeten untuk bisa bersama sama berperan menjaga situasi dapat terjaga Kondusif.

"Kami menghimbau seluruh tokoh tokoh baik itu tokoh agama, tokoh masyarakat ataupun orang yang kompeten untuk bisa membantu agar situasi kamtibmas dapat berjalan aman dan tertib supaya pelaksanaan pemilu bisa berjalan lancar," ungkapnya. 

Bayu mengklaim Polri tetap menjaga netralitas dalam pengamanan Pemilu 2024. "Kami tegaskan Polri tetap netral dalam melaksanakan tugas pengamanan Pemilu, tidak ada arahan untuk mendukung salah satu paslon, kehadiran Polri adalah representasi negara hadir untuk memberikan rasa aman," pungkasnya. 

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

Peluang Lolos Besar, Kuota SPMB SMA/SMK Negeri di Jateng 2026 Naik!

04 Jun 2026, 19:29 WIBNews