Gedung rektorat kampus Undip Tembalang Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Ia menilai dunia perkuliahan bukan sekadar tempat mengejar nilai akademik, melainkan laboratorium kepemimpinan yang membentuk kemampuan berpikir, tanggung jawab, dan integritas.
Karena itu, ia mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan masa kuliah tidak hanya dengan belajar di ruang kelas, tetapi juga aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan. Menurutnya, pengalaman berorganisasi akan melatih kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, mengambil keputusan, serta memimpin, yang menjadi bekal penting menghadapi tantangan masa depan.
Karding mengatakan Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Ia mengapresiasi komitmen Universitas Diponegoro di bawah kepemimpinan Rektor Prof Suharnomo yang mengembangkan konsep lulusan COMPLETE, yakni Communicator, Professional, Leader, Entrepreneur, Thinker, dan Educator.
Menurutnya, konsep tersebut selaras dengan slogan Undip "Bermartabat dan Bermanfaat", yang menekankan pentingnya menjunjung tinggi etika, kemajuan ilmu pengetahuan, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Bangsa ini membutuhkan pemimpin yang berkarakter, memiliki integritas, dan mampu memberi manfaat bagi orang lain. Saya berharap dari kampus ini akan lahir pemimpin-pemimpin Indonesia yang membawa bangsa menuju Indonesia Emas 2045," ujar Karding.