Banyumas, IDN Times - Baru baru ini, Kementerian Agama (Kemenag) menerapkan skema murur atau melintas dalam pergerakan jemaah haji Indonesia dari Arafah ke Mina. Skema ini membuat jemaah lansia, jemaah risti, jemaah disabilitas mendapat layanan yang baik dari petugas.
Rektor Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Prof Ridwan, menilai skema murur menjadi solusi layanan prima kepada jemaah haji. Pihaknya sangat mendukung kebijakan ini.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, kebijakan skema murur oleh Kementerian Agama berorientasi pada menciptakan kemaslahatan bagi jemaah dan memastikan proses ibadah haji sesuai dengan tuntunan syariat. Ini juga sejalan dengan tema yang diusung yakni "Haji Ramah Lansia".
