kucing oren (unsplash.com/Albert)
Cermin atau permukaan reflektif seharusnya memantulkan realitas secara akurat sesuai dengan sudut datangnya cahaya.
Kelakuan Ajaib: Saat kucing oren melihat cermin, otak mereka gagal memproses hukum optik dasar. Mereka tidak melihat pantulan diri sendiri, melainkan melihat musuh bebuyutan dari alam semesta paralel.
Anomali Fisika: Mereka akan mulai menyerang cermin dengan gerakan kepiting berjalan (tubuh miring), mendesis, atau mencoba memutar ke belakang bingkai cermin untuk mencari "kucing lain" yang bersembunyi di sana.
Memelihara kucing oren memang membutuhkan pasokan kesabaran dan rasa maklum yang tidak terbatas. Jadi, jika hari ini kucing orenmu bertingkah aneh atau menatap dinding kosong berjam-jam, maklumi saja.
Mungkin hari ini giliran dia yang sedang tidak kebagian jatah "satu sel otak" tersebut!