KUA Mijen Sapa Warga: Edukasi Pedagang Pasar, Bantu Pemulung TPA Semarang

- Mahasiswa PPL UIN Walisongo memberikan edukasi keluarga di Pasar Mijen, termasuk literasi keuangan untuk pedagang.
- Kepala KUA Kecamatan Mijen menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai 'menara air' dalam menyebarkan ilmu langsung kepada masyarakat.
- DWP Kanwil Kemenag Jawa Tengah memberikan bantuan sosial kepada pemulung di TPA Jatibarang, termasuk paket sembako dan bantuan tunai untuk renovasi mushola.
Semarang, IDN Times – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mijen menggencarkan pendekatan langsung kepada masyarakat melalui dua aksi nyata. Bersama mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) UIN Walisongo, penyuluh agama menggelar edukasi keluarga di Pasar Mijen. Di sisi lain, kolaborasi juga dilakukan bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Jawa Tengah dengan menyalurkan bantuan sosial bagi warga di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang.
Rangkaian kegiatan tersebut merupakan komitmen penyuluh agama untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya di ruang formal, tetapi juga menyentuh sektor ekonomi akar rumput dan kaum marginal.
1. Mahasiswa jadi menara air

Di Pasar Mijen, mahasiswa PPL dari Fakultas Syariah Jurusan Hukum Keluarga Islam (HKI) UIN Walisongo Semarang berbaur dengan para pedagang untuk melaksanakan Diseminasi Keluarga Islam. Materi yang disampaikan meliputi pemaknaan keluarga sakinah hingga literasi keuangan untuk keluarga.
Kepala KUA Kecamatan Mijen, Zahrotun Nisa menekankan peran vital mahasiswa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, mahasiswa harus bisa mengamalkan ilmunya secara langsung kepada masyarakat.
"Pentingnya mahasiswa hadir sebagai 'menara air' yang mampu mengobati dahaga masyarakat tentang nilai-nilai ilmiah dalam membangun keluarga. Diseminasi ini tidak hanya soal agama, tapi juga manajemen keuangan keluarga yang sehat," katanya, Kamis (8/1/2026).
2. Mengaji di pasar tradisional

Antusiasme pedagang terlihat dari dialog yang berlangsung hangat dan penuh keakraban. Farid, selaku Ketua Kelompok (Komting) PPL UIN Walisongo bangga bisa terlibat langsung.
"Saya merasa sangat bahagia dengan pengalaman baru ini. Tidak hanya belajar teori di kelas, tapi bisa bertemu, berinteraksi langsung, dan berbagi pengetahuan dengan masyarakat Pasar Mijen," ungkapnya.
Kepala Pasar Mijen, Eko Susanto menyambut positif program pembinaan rutin dari Penyuluh Agama Kecamatan Mijen itu. Menurutnya, kegiatan tersebut membawa kesejukan di tengah hiruk-pikuk aktivitas pasar.
"Suasana jadi lebih kondusif dan adem. Pedagang bisa berdagang sambil ngaji. Biasanya mereka berangkat pagi pulang sore, sampai rumah sudah lelah dan tidak sempat mengaji. Dengan adanya pembinaan di pasar, kebutuhan rohani mereka tetap terpenuhi," jelas Eko.
3. Berbagi Kasih di TPA Jatibarang Semarang

Selain menyasar pedagang pasar, kepedulian juga ditunjukkan kepada komunitas pemulung di TPA Jatibarang. Ketua DWP Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Ade Komariyah Saiful Mujab, turun langsung memotivasi dan menyerahkan paket sembako dari Baznas Provinsi Jawa Tengah.
Dalam momen tersebut, Ade Komariyah menyampaikan rasa empatinya dengan mengunjungi langsung tempat tinggal para pemulung. Ia melihat kondisi sanitasi dan rumah tinggal warga untuk memahami kebutuhan riil mereka.
"Bantuan ini merupakan bentuk tali asih dalam rangka peringatan hari jadi, semoga dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di sini," tuturnya, Rabu (7/1/2026).
Adapun, bantuan diserahkan kepada 15 Kepala Keluarga (KK) yang berprofesi sebagai pemulung dan merupakan binaan dari Penyuluh Agama Islam, Zahrotun Nisa. Ia pun mengingatkan agar kesibukan mencari nafkah tidak melalaikan kewajiban ibadah.
"Meskipun bapak dan ibu sibuk memilih dan memilah sampah, jangan sampai melupakan tujuan utama hidup manusia, yaitu mengabdi dan beribadah kepada Allah SWT," pesan Nisa.
Salah satu penerima manfaat adalah Muhaimin (55). Pria asal Purwodadi Grobogan itu terharu saat menerima kunjungan dan bantuan.
"Alhamdulillah dapat sembako, kami sudah dibantu," ujarnya kepada IDN Times.
Selain paket sembako, Ketua DWP Kanwil Kemenag Jateng juga menyerahkan bantuan tunai untuk renovasi Mushola Al-Ikhlas di kawasan tersebut yang sempat terdampak kebakaran beberapa waktu lalu.

















