Live gamelan pamor yang dimainkan di Museum Keraton Kasunanan Surakarta. (IDN Times/Larasati Rey)
Staf museum Keraton Surakarta sekaligus pegawai Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X, BRM Suryanto, mengungkapkan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan daya tarik museum, terutama setelah dilakukan revitalisasi.
Meski revitalisasi baru mencakup sekitar seperempat dari keseluruhan area museum, langkah ini dinilai cukup efektif untuk menarik minat pengunjung. Ia berharap ke depan akan ada kelanjutan revitalisasi agar kualitas museum semakin baik dan mampu memberikan pengalaman yang lebih maksimal bagi wisatawan.
“Kami berusaha supaya museum lebih dikenal lagi setelah revitalisasi. Harapannya tahun depan ada lanjutan agar kondisinya semakin baik,” ujarnya.
Memasuki masa libur Idulfitri, jumlah pengunjung mengalami lonjakan signifikan. Dalam dua hari terakhir, peningkatan kunjungan bahkan mencapai sekitar 80 persen dibanding hari biasa.
Menurut Suryanto, wisatawan dari luar kota mulai berdatangan ke Surakarta, dan Keraton Kasunanan Surakarta menjadi salah satu destinasi favorit.
Ia menyebutkan, pada hari Minggu lalu jumlah pengunjung hampir mencapai 1.040 orang dalam sehari. Angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat seiring arus wisatawan yang masih mengalir selama libur Lebaran.
“Sekarang sudah banyak yang tidak hanya bersilaturahmi, tapi juga berwisata. Jadi kunjungan terus naik,” jelasnya.