Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Masih Banjir, 27.669 Warga Karanganyar Demak Ikut Coblosan Susulan

Masih Banjir, 27.669 Warga Karanganyar Demak Ikut Coblosan Susulan
Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana di TPS 02 Jalan Slamet Gajahmungkur Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Share Article

Demak, IDN Times - Sebanyak 27.669 warga sepuluh desa di Karanganyar Kabupaten Demak dipastikan mengikuti proses pencoblosan susulan. Pasalnya, ketinggian banjir kini masih seperti atau sepinggang orang dewasa. 

Nana Sudjana, Pj Gubernur Jateng mengatakan hasil koordinasi antara KPUD dengan KPU RI diputuskan bahwa warga yang terkena banjir di Demak harus mengikuti pencoblosan susulan. 

"Terkait banjir di Demak saat ini sudah tinggal sepinggang. Jadi masyarakat sudah mulai lihat-lihat rumahnya. Hasil koordinasi KPUD sudah dilaporkan KPU pusat diputuskan bahwa untuk 10 desa ada sekitar 114 TPS dengan jumlah pemilih 27.669 orang, mereka akan melakukan pemungutan suara susulan," kata Nana usai nyoblos di TPS 02 Jalan Slamet Gajahmungkur Semarang, Rabu (14/2/2024). 

Jadwal coblosan susulan, katanya dikerjakan hari H coblosan ini sampai hari ke-10. Namun ia mengaku masih mencari lokasi yang tepat untuk dijadikan tempat coblosan susulan bagi warga Karanganyar. 

"Memang waktu yang diberikan hari H plus 10. Untuk lokasi masih dibicarakan dengan KPUD kira kira dimana," jelasnya. 

Lebih lanjut, Nana berkata pemilihan tempat coblosan susulan masih menunggu perbaikan tanggul sungai yang jebol. Ia bilang ketika korban banjir sudah pulang ke rumah masing-masing maka baru dirancang jadwal untuk penyelenggaraan coblosan susulan. 

"Ini kalau ada hasil membendung tanggul yang jebol, ya semoga masyarakat bisa kembali ke kampungnya nanti baru dibicarakan lebih lanjut," terangnya. 

Bagi masyarakat tidak terdaftar di DPT tetapi punya e-KTP, Nana menyarankan supaya diberikan waktu untuk mencoblos mulai pukul 12.00-13.00. 

Ia berharap partisipasi masyarakat meningkat saat coblosan Pemilu 2024. Dengan begitu masyarakat punya kesempatan untuk menentukan pilihan pemimpin yang layak untuk periode kepemimpinan lima tahun ke depan. 

"Kami harapkan partisipasi masyarakat ini karena ini hak bagi warga untuk memilih pemimpin kita lima tahun ke depan," ujar Nana.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

4 Konsep Pengasuhan Laki-Laki Baru Cegah Kekerasan Anak dan Fatherless

28 Jun 2026, 23:00 WIBNews