Menteri KKP Minta Undip Dukung Food Estate: Ketahanan Pangan Ada 3 Kebutuhan

Semarang, IDN Times - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono mendorong kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang untuk mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang menggencarkan food estate.
Saat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman dan PKS antara Undip dengan PT Dua Putra Perkasa Pratama (DPPP), Sakti berkata saat ini pemerintah berfokus pada dua program.
Masing-masing ada lumbung pangan atau food estate untuk ketahanan pangan dan program kesehatan sebagai pendukung ketahanan pangan itu sendiri.
"Ketahanan pangan ini mencakup pemenuhan tiga kebutuhan bahan makanan penting yakni karbohidrat, lemak dan protein," kata Wahyu, Sabtu (28/12/2024).
Di sisi lain terdapat tantangan yang dihadapi pusat dalam mewujudkan dua program tersebut.
Wahyu bilang hingga saat ini masyarakat belum sepenuhnya bisa mengelola sendiri ketiga unsur tersebut karena beberapa bahan makanan masih tergantung pada impor.
Tak lupa ia pun memaparkan kebijakan ekonomi biru untuk Indonesia Emas 2045. Wahyu menyampaikan saat ini dunia menghadapi pertumbuhan manusia yang sangat pesat.
Tahun 2050, ia mengklaim bahwa diperkirakan jumlah penduduk dunia bisa mencapai 9,7 miliar.
Hal ini tentu berdampak pada kebutuhan pangan yang semakin tinggi sehingga ketahanan pangan Indonesia harus menjadi fokus utama.
Untuk itu, pihaknya mengajak kampus terutama Undip Semarang untuk mendorong penelitinya untuk melakukan riset dan penelitian yang hasilnya bisa mendorong mengatasi problematika tersebut.
"Terlebih, Undip memiliki potensi perikanan dan kelautan didukung dengan budidaya yang mendukung ketahanan pangan keberlanjutan," ungkapnya.



















