Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake Sindiran Halus Orang Suka Pamer di Sosmed
Semarang, IDN Times - Di era digital saat ini, media sosial sering kali berubah menjadi panggung untuk memamerkan segala hal. Mulai dari pencapaian karir, pemilikan barang mewah, hingga validasi kehidupan yang serba sempurna. Tren pamer atau yang akrab disebut flexing ini tidak jarang memicu persaingan tersirat demi membuktikan siapa yang paling unggul di mata warganet.
Padahal, jauh sebelum era media sosial lahir, leluhur Jawa sudah memegang teguh sebuah ajaran falsafah hidup yang sangat adiluhung: "Ngluruk tanpa bala, menang tanpa ngasorake."
Meskipun mulanya tercipta sebagai prinsip kepemimpinan dan ksatria, filosofi Jawa ini ternyata menjadi sindiran halus paling menohok bagi siapa saja yang hobi pamer kekayaan atau kejayaan di media sosial. Simak 4 alasannya berikut ini!
