Kendal, IDN Times - Menjelang akhir tahun 2026, Bulog Divre Semarang mengoptimalkan peran tim serap gabah petani (Sergap) selama masa panen padi di wilayah Kabupaten Kendal.
Para petugas Bulog hari ini, Kamis (29/10/2026) memantau langsung proses panen gabah kering yang terletak di Desa Bangunrejo Kecamatan Patebon Kendal.
Sejumlah petugas Bulog bersama tim Sergap, PPL dan seorang Babinsa bahu-membahu membantu aktivitas panen gabah di areal seluas kurang lebih satu hektare.
Wakil Kepala Bulog Semarang, Kurnia Pradipta mengatakan proses penyerapan gabah rutin dilakukan dengan melibatkan para PPL dan beberapa Babinsa.
"Tim jemput pangan Bulog selalu siap sedia jika dihubungi oleh Babinsa dan PPL. Sehingga ketika di daerah ada kegiatan sergap, jadi kita langsung bergerak," kata Kurnia kepada wartawan di lokasi panen padi Desa Bangunrejo.
Sinergitas untuk panen padi, katanya senantiasa rutin disosialisasikan di tiap kabupaten/kota. Tahun Ini misalnya Bulog juga menggelar sosialisasi dengan Dinas Pertanian per kabupaten yang mendapat dukungan dari Gapoktan. Setiap kabupaten juga memiliki tim jemput gabah.
Di Desa Bangunrejo, proses panen padi dikerjakan oleh para petani menggunakan mesin combine. Mesin combine ini digerakan secara vertikal dan horizontal mengikuti alur tanaman padi yang masuk masa panen.
Padi yang digiling dari mesin combine kemudian mengeluarkan butiran gabah pada bagian belakang mesin.
Pihaknya menekankan selain memantau aktivitas panen, kualitas gabah kering juga perlu diperiksa untuk mengetahui kualitas kadar patahan.
"Di sini kualitasnya cukup bagus. Biasanya setelah ini dibawa ke gudang SPP Kendal untuk dilakukan penggilingan di sana," terangnya.
Terpisah berdasarkan informasi peringatan dini dari BMKG Semarang diketahui, Kecamatan Patebon sore ini belum diguyur hujan. BMKG mengabarkan hujan dengan intensitas sedang dan lebat melanda Kecamatan Plantungan, Kecamatan Limbangan, Kecamatan Boja, Kecamatan Singorojo dan Kecamatan Sukorejo.
