Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pasca OTT Sudewo, Gus Yasin Pastikan Pelayanan di Pati Tetap Berjalan

IMG-20250824-WA0110.jpg
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin hadir di peresmian Masjid Baitus Shomad Welahan Jepara. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Intinya sih...
  • Wakil Gubernur Jawa Tengah menyarankan kepala daerah untuk hindari perilaku korupsi pasca OTT terhadap Bupati Pati Sudewo.
  • Gus Yasin menunggu kabar lanjutan dari KPK untuk proses penetapan hukum terhadap Sudewo, sementara pihaknya mendukung KPK dalam penegakan hukum.
  • Pelayanan birokrasi di Pemkab Pati tetap berjalan seperti biasa meskipun ada penangkapan terhadap Sudewo, termasuk bantuan logistik bagi korban banjir.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Pasca operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Pati Sudewo, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyarankan kepada semua kepala daerah di kabupaten/kota untuk menghindari perilaku korupsi.

Gus Yasin mengatakan dirinya baru mengetahui penangkapan Sudewo melalui media massa. Karena itulah, dirinya masih menunggu kabar lanjutan dari pihak KPK untuk proses penetapan hukum terhadap Sudewo. 

"Memang ada OTT ya terkait bupati Pati, kami masih menunggu bagaimana dari KPK memberikan penjelasan, lalu kami dari Pemprov yang mendukung KPK untuk penegakan hukum," ujar Gus Yasin usai acara pelantikan pengurus persatuan wanita olahraga Jawa Tengah di Wisper Semarang, Selasa (20/1/2026). 

Lebih jauh, ia menuturkan para kepala daerah sebaiknya berusaha menghindari perilaku koruptif agar bisa menjalankan roda pemerintahan yang baik dengan tidak melakukan tindakan korupsi. 

Maka dari itu, terkait penangkapan Sudewo, pihaknya menyerahkan seluruh proses penindakan hukum kepada penyidik KPK. 

"Kami imbau seluruh kepala daerah khususnya di Jawa Tengah mari hindari, kita tegakan integritas. Kita jaga sama-sama untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi," ungkapnya. 

Soal status Sudewo pasca OTT, pihaknya belum mengetahui lebih rinci. Sebab KPK belum mengumumkan informasi apapun. Termasuk apakah akan mencari pejabat untuk menggantikan posisi Bupati Pati untuk sementara waktu atau tidak. 

"Sat ini belum diumumkan. Kita hormati proses itu kita masih menunggu. Kita ndak bisa ngapa-ngapain selama belum ada pengumuman resmi KPK," tambahnya.

Kendati begitu, walaupun ada penangkapan terhadap Sudewo, pihaknya memastikan layanan birokrasi di Pemkab Pati tetap berjalan seperti biasa. Layanan, katanya tidak ada kendala apapun karena sudah berlangsung normal. 

"Pemerintah daerah Pati tetap berjalan. Selama ini gak ada kendala. Untuk bantuan logistik bagi korban banjir, baik dari pusat maupun provinsi tetap komunikasi dari kementerian, tidak bisa secara kabupaten kota tapi harus bicara dengan wilayah sekitar. Tentunya normal layanan pengiriman bantuan korban banjir aman," pungkasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Sudewo ditangkap penyidik KPK dalam proses pemeriksaan di Polres Kudus. Penangkapan dilakukan setelah Sudewo selesai diperiksa seharian penuh pada Senin kemarin dan hari ini dibawa ke Gedung KPK. 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

Pasca OTT Sudewo, Gus Yasin Pastikan Pelayanan di Pati Tetap Berjalan

20 Jan 2026, 13:58 WIBNews