Ilustrasi. Tersangka kasus penggelapan mobil di sebuah showroom di Tulungagung. IDN Times/ Bramanta Pamungkas
Tak cuma Uut, sejumlah nasabah BMT Walisongo yang tersebar di Kampung Tambaklorok Semarang Utara dan Kampung Tandang juga mengeluhkan tindakan pimpinan BMT Walisongo.
Terdapat juga nasabah yang kadung menabung uang kisaran Rp230 juta bahkan ada penjual kerupuk yang punya tabungan Rp2 miliar, namun nasibnya juga terkatung-katung.
Namun Uut bersama sejumlah nasabah BMT Walisongo lainnya belum berani melapor ke pihak kepolisian meski sebenarnya ada indikasi jika pimpinan BMT Walisongo melakukan penggelapan dana nasabah.
"Nanti pas RAT tanggal 8 (Maret) kita dijanjikan ketemu Pak Yusuf pimpinannya BMT. Nanti tinggal hasilnya kayak apa," katanya.