Semarang, IDN Times - Pemprov Jawa Tengah memutuskan melibatkan Pemprov Jawa Barat untuk bersinergi menjaga ketersediaan air baku wilayah perbatasan.
Kolaborasi tersebut ditandai penandatanganan perjanjian kerja sama antara Sekda Jawa Tengah, Sumarno dengan dan Sekda Jawa Barat, Herman Suryatman di Kantor Gubernur Jawa Tengah hari ini.
Sumarno mengatakan, kerja sama wilayah perbatasan adalah masalah kerusakan lingkungan dan ketersediaan air baku.
Sebab, menjaga lingkungan dan ketersediaan air baku tersebut linier dengan rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJMD) Jawa Tengah.
Apalagi, provinsi ini juga ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai penumpu pangan dan industri. Sehingga butuh keseimbangan agar dua hal itu dapat berjalan dengan baik.
"Kita ingin bareng-bareng menjaga ketersediaan air baku, tentu saja utamanya dengan menjaga lingkungan. Kita harus jaga bareng-bareng," katanya.
