Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemprov Jateng Libatkan BP Tapera untuk Sediakan Rumah Susun Sewa buat Buruh
Ilustrasi Rusun Nagrak/ dok Humas Pemprov DKI

Semarang, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengklaim akan berisnergi dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dalam upaya penyediaan rumah layak huni dan terjangkau bagi masyarakat. 

"Di tahun 2024, kita ingin mengembangkan akses keuangan yang tidak hanya di sektor perbankan, tapi lembaga-lembaga keuangan yang lain,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno, Sabtu (16/12/2023). 

 

1. BP Tapera punya program jangkauan luas untuk biayai proyek perumahan

Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana, Habib Ali Zaenal Abidin Assegaf dan Sekda Jateng Sumarno saat acara Jateng Bersholawat. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)

Ia mengaku telah menggelar kegiatan Pembahasan Rencana Sinergi BP Tapera dan TPAKD Jateng, di Kantor OJK Jateng. Ia yang menjadi Koordinator TPAKD Jateng menjelaskan, BP Tapera mampu menghimpun dan menyediakan dana untuk pembiayaan perumahan. 


Dikatakan dia, BP Tapera mempunyai berbagai program dengan jangkauan lebih luas untuk pembiayaan perumahan. Sasarannya tidak hanya aparatur sipil negara (ASN), tapi juga masyarakat umum. 

2. Rancang pembangunan rusun sewa dan rumah murah buat para buruh

Rusunawa Unila. (Kompas Properti)

Sumarno berharap, program BP Tapera juga menyasar pekerja di kawasan industri, serta penyediaan rumah bersubsidi dan rumah susun sewa. 

Sebab, hingga kini penyediaan rumah bagi masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah. Sehingga sosialosasi program-program pemenuhan perumahan bagi masyarakat penting dilakukan oleh banyak pihak. 


"Mudah-mudahan program ini menjadi jalan untuk mengakselerasi pemenuhan perumahan bagi masyarakat Jawa Tengah," harapnya.

3. OJK akan perkuat sinergi dengan Pemprov Jateng

Website

Sementara itu, Deputi Pengawasan Perilaku Pelaku Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen Kantor OJK Jateng, Tias Retnani mengatakan, sinergitasnya dengan Pemprov Jateng diharapkan semakin  meningkat pada 2024. 


Selama ini, lanjut dia, program-program TPAKD lebih banyak berfokus pada produk-produk keuangan di sektor perbankan. Sedangkan masih banyak produk-produk keuangan non perbankan yang perlu dimaksimalkan, sehingga berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Editorial Team

Related Article