Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pengusaha Transportasi Kampanye Unik dengan Bagikan Mangkok Cantik Ganjar-Mahfud

Pengusaha Transportasi Kampanye Unik dengan Bagikan Mangkok Cantik Ganjar-Mahfud
Sejumlah relawan Matra Jateng turun gunung dengan membagikan ribuan mangkok cantik Ganjar-Mahfud untuk menarik perhatian warga Jawa Tengah. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Share Article

Semarang, IDN Times - Aturan larangan penggunaan knalpot brong yang diberlakukan selama kampanye terbuka mendapat respon dari sejumlah relawan pendukung paslon nomor urut 3, Ganjar-Mahfud.

Para pengusaha transportasi yang tergabung dalam Relawan Masyarakat Transportasi (Matra) Jawa Tengah memutuskan berkampanye secara simpatik saat kampanye terbuka di 35 korwil. 

 

 

1. Pengusaha transportasi sikapi kejadian yang muncul di Boyolali

Ketua Umum Matra Jateng Bambang Pranoto Purnomo bersama Bendahara Matra Jateng Suyatmin dan Sekjen Matra Jateng Hadi Mustofa saat meresmikan pengoperasian sekretariat Matra Jateng untuk pemenangan Ganjar-Mahfud. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Ketua Umum Matra Jateng Bambang Pranoto Purnomo bersama Bendahara Matra Jateng Suyatmin dan Sekjen Matra Jateng Hadi Mustofa saat meresmikan pengoperasian sekretariat Matra Jateng untuk pemenangan Ganjar-Mahfud. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Bambang Pranoto Purnomo, Ketua Umum Matra Jawa Tengah mengatakan adanya gelaran kampanye simpatik justru bisa meraih hati masyarakat untuk bahu-membahu memenangkan Ganjar-Mahfud. 


"Selama tahapan kampanye terbuka nanti kami akan bersikap bijak. Dengan melihat kejadian di Boyolali beberapa hari kemarin, maka salah satu upaya kita dengan kampanye yang santun. Jadinya penyelenggaraan Pemilu tahun ini bisa berjalan damai tertib," kata Bambang, Minggu (7/1/2024). 

2. Pilih kampanye simpatik dengan bagikan ribuan mangkok cantik

Para srikandi relawan Matra Jawa Tengah memperlihatkan alat kampanye Ganjar-Mahfud dan mangkok yang dibagikan kepada masyarakat Kota Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Para srikandi relawan Matra Jawa Tengah memperlihatkan alat kampanye Ganjar-Mahfud dan mangkok yang dibagikan kepada masyarakat Kota Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Strategi berkampanye secara simpatik itu, katanya sudah ditunjukkan pihaknya dengan menggerakan seluruh relawan Matra Jateng dengan membagikan seribu mangkok cantik serta kaos dan alat peraga kampanye (APK) bergambar Ganjar-Mahfud. 


Pembagian mangkok cantik dan APK Ganjar-Mahfud dilakukan di depan markas Matra yang letaknya di Jalan Raya Polaman Mijen Semarang. 


"Kesantunan berkampanye diharapkan masyarakat yang menerima apa yang kita sampaikan bisa sosialisasi ke masyarakat luas untuk memiliki dan menjadikan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai presiden dan wakil presiden," tegasnya. 

3. Larangan knalpot brong jangan dipolitisasi

Ilustrasi polisi meazia knalpot brong. (IDN Times/Daruwaskita)
Ilustrasi polisi meazia knalpot brong. (IDN Times/Daruwaskita)

Adanya larangan kampanye dengan knalpot brong, ia pun menyambut baik. Apalagi, relawannya bergerak di bidang transportasi. Namun ia meminta agar perihal itu dicantumkan pada aturan KPU. 


Penggunaan knalpot ini tidak serta merta terjadi pada tahun 2024. Penggunanya sudah berlangsung sejak era demokrasi bergulir di Indonesia.


"Kami minta agar tidak dipolitisasi, untuk kami menyiasati kami melakukan kampanye santun dengan teman-teman," paparnya. 


Dirinya melihat, kampanye dengan knalpot brong sudah terjadi sejak tahun 1977 lalu hingga sekarang. Hal itu dirasakan sudah menjadi bagian tradisi berkampanye. Agar penggunaanya juga tidak dilakukan oleh semua simpatisan partai politik. 


"Dari tahun 1977 hingga sekarang ini dilakukan oleh anak-anak muda untuk meramaikan ini dengan riuh, dan riuh kegaduhan itu bisa diantisipasi manakala aturan dituangkan dalam KPU bahwa untuk selanjutnya partai apapun, pendukung apapun tidak boleh dengan knalpot brong," sambungnya. 

 

4. Matra Jateng yakin bisa sumbang 80 persen suara buat Ganjar

Ketua Umum Matra Jateng Bambang Pranoto Purnomo, Bendahara Suyatmin dan Sekjen Matra Jateng Hadi Mustofa di posko pemenangan Ganjar-Mahfud. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Ketua Umum Matra Jateng Bambang Pranoto Purnomo, Bendahara Suyatmin dan Sekjen Matra Jateng Hadi Mustofa di posko pemenangan Ganjar-Mahfud. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Sedangkan, Bendahara Matra Jateng Suyatmin mengaku optimistis bisa menyumbangkan perolehan suara hingga 80 persen untuk kemenangan Ganjar-Mahfud di Jawa Tengah. Optimismenya didasari karena ia menilai kecerdasan warga Jateng luar biasa. Selain itu juga kemampuan Ganjar-Mahfud sudah terbukti kapasitasnya. 


"Dari tiga yang terbaik, menurut Matra Jateng yang paling terbaik adalah Ganjar Pranowo, begitu juga cawapres yang paling terbaik adalah Prof Mahfud MD," ungkapnya.


Tidak hanya masyarakat Jateng, Sekjen Matra Jateng Hadi Mustofa juga menegaskan jika seluruh masyarakat Indonesia menilai sudah mengetahui kapasitas Ganjar-Mahfud sebagai calon presiden dan wakil presiden. 


Dengan realita tersebut, masyarakat diimbau untuk bahu membahu memilih yang terbaik untuk menyambut Indonesia Emas tahun 2045 mendatang.

Share Article
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

Mantan Artis Terlibat Kasus Pig Butchering di Jateng, Modusnya Ngonten

01 Jun 2026, 17:05 WIBNews