Magelang, IDN Times – Perayaan Waisak 2026 yang berlangsung di Candi Borobudur dan sejumlah wilayah di Jawa Tengah berjalan lancar. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah memberikan dukungan penuh melalui sistem kelistrikan andal berlapis empat serta penerjunan personel siaga 24 jam selama dua hari persiapan dan perayaan, yakni 30–31 Mei 2026.
Perayaan Waisak 2026 di Candi Borobudur Didukung Listrik Andal 4 Lapis

1. Terapkan sistem keandalan listrik empat lapis
Dukungan kelistrikan tersebut diberikan mengingat rangkaian acara Waisak berlangsung secara bertahap dan melibatkan konsentrasi umat yang tinggi. Rangkaian acara meliputi prosesi dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur, persembahan sarana puja di Altar Utama Candi Borobudur, Meditasi Waisak, Pradaksina, hingga Seremoni di Taman Lumbini.
General Manager PLN UID Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi mengatakan, pihaknya menerapkan sistem keandalan listrik empat lapis di venue utama Candi Borobudur dan sekitarnya. Sistem ini terdiri dari kombinasi dua sumber penyulang kelistrikan yang berbeda, Uninterruptible Power Supply (UPS) total 90 KVA, serta genset yang dikombinasikan antara milik PLN dan milik pelanggan/event organizer acara.
“Kami menerapkan sistem keandalan listrik empat lapis di venue Candi Borobudur dan sekitarnya, serta dukungan keandalan listrik dan personel yang bersiaga 24 jam di venue lain selama 2 hari perayaan (30–31/5). Kami berharap saudara-saudara umat Buddha dapat merayakan Waisak dengan khidmat dan nyaman,” ujarnya, Senin (1/6/2026).
2. Kerahkan personel siaga 24 jam
Selain di kawasan Candi Borobudur, PLN UID Jawa Tengah juga mengerahkan personel siaga di seluruh titik perayaan Waisak yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Tengah. Tidak hanya di lokasi ibadah, dukungan keandalan kelistrikan juga diberikan pada lokasi-lokasi penunjang strategis seperti kantor pemerintahan, bandara, stasiun, rumah sakit, serta fasilitas publik lainnya yang turut terdampak peningkatan aktivitas selama perayaan.
Seluruh personel bertugas secara bergilir selama 24 jam untuk memastikan tidak terjadi pemadaman atau gangguan tegangan yang dapat mengganggu jalannya prosesi ibadah.
3. Secara teknis acara berlangsung lancar
Atas dukungan tersebut, perwakilan panitia acara dari Majelis Agama Buddha Mahanikaya Indonesia (MBMI), Winson Gunawan menyampaikan, apresiasi atas keterlibatan aktif PLN. pihaknya mengakui bahwa kolaborasi dengan PLN menjadi faktor penting dalam kelancaran seluruh rangkaian kegiatan keagamaan tersebut.
“Seluruh teknis acara berlangsung lancar, termasuk dari sisi kelistrikannya. Terima kasih kepada PLN yang sudah mendukung acara kami,” ungkapnya.
Dengan dukungan penuh dari sektor kelistrikan, perayaan Waisak 2026 di wilayah Jawa Tengah diharapkan dapat berlangsung aman, khidmat, dan memberikan pengalaman spiritual yang optimal bagi seluruh umat Buddha.