Ratu Kalinyamat Pahlawan Nasional, Pj Bupati Jepara: Ia Menginspirasi

Semarang, IDN Times - Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta merespon penganugerahan gelar pahlawan nasional bagi Ratu Kalinyamat.
Ratu Kalinyamat merupakan satu dari lima tokoh daerah yang ditetapkan sebagai pahlawan nasional oleh Presiden Jokowi saat Hari Pahlawan Nasional 10 November kemarin.
1. Jasa Ratu Kalinyamat bisa menginspirasi wanita Jepara

Edy mengatakan adanya penetapan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional menjadi bukti kalau perempuan bernama asli Retna Kencana tersebut bukanlah sosok mitologi.
Sebab, sosok Ratu Kalinyamat benar-benar nyata dan pernah menjadi penguasa Jepara saat zaman kolonial.
"Dia sosok yang nyata, pernah hidup sebagai perempuan pejuang yang gigih. Ini juga jadi bukti kalau Ratu Kalinyamat bukanlah mitos. Justru jasa Ratu Kalinyamat bisa menginspirasi para wanita Jepara untuk memperjuangkan kemandirian dan emansipasi di era modern," kata Edy kepada IDN Times melalui sambungan telepon, Senin (13/11/2023).
2. Ratusan guru akan dikumpulkan MPR RI

Edy juga berkata penetapan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional juga menjadi tonggak penting bagi Kabupaten Jepara untuk berusaha nguri-nguri peninggalan yang tersisa saat ini.
Lebih lanjut, menurutnya pihak MPR RI telah bekerjasama dengan Pemkab Jepara untuk menyosialisasikan jejak perjuangan Ratu Kalinyamat di semua instansi sekolah.
"Nanti dalam waktu dekat dari pihak MPR akan melibatkan 200 guru di Jepara untuk sosialisasikan bagaimana peran serta mereka berhasil mendorong gelar pahlawan nasional bagi Ratu Kalinyamat. Sosialisasi juga mengenai siapa sebenarnya sosok Ratu Kalinyamat," kata Edy.
3. Akan dibangun Museum Ratu Kalinyamat

Sedangkan untuk tindak lanjut usai penetapan pahlawan nasional, katanya Yayasan Sultan Hadlirin Jepara akan membangun Museum Ratu Kalinyamat untuk menyimpan benda peninggalan sang ratu.
"Museum Ratu Kalinyamat akan dibangun dengan melihat perkembangan ke depannya seperti apa. Yang pasti semua peninggalannya yang masih ada seperti masjid, sisa benteng Keraton Kalinyamat dan benda-benda pusaka lainnya akan diinventarisasi untuk dilestarikan terlebih dahulu," tandasnya.



















