Relawan Jokowi di Jateng Dukung Gibran Jadi Cawapres

Surakarta, IDN Times - Seribuan relawan Jokowi "Jokowi" Widodo dan relawan Gibran Rakabuming Raka berkumpul di Gedung Wanita Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (5/7/2023) sore.
Mereka berkumpul di acara silaturahmi Kumpul Sedulur Jawa Tengah (Jateng) dengan tema Nyawiji, Tambah Bakoh.
1. Acara dihadiri oleh relawan dari Jawa Tengah.

Putra Presiden Jokowi Gibran Rakabuming Raka nampak hadir di tengah-tengah relawan yang berasal dari berbagai kota di Jawa Tengah tersebut. Saat Gibran masuk ke ruangan, relawan antusias menyambut bahkan meneriakkan ," Gibran Wapres,".
Koordinator Acara, R Paulus Ekanto Dibyo Condro Wibowo yang Ketua Umum (Ketum) relawan Rejo Semut Ireng, mengatakan acara itu dihadiri 8 organ relawan Jokowi ditambah 1 organ relawan Gibran.
"Sekitar 1.000 hingga 1.500 orang. Ini relawan Jokowi di Jawa Tengah," jelasnya.
Organ relawan yang hadir tersebut diantaranya Rejo Semut Ireng, Barajp, Plat K, Bahari, Alasroban, Samawi, NgapakRaya, Arus Bawah Jokowi, serta Bala Gibran.
"Kalau relawan kan biasa semangat gitu. Tapi kegiatan ini sebenernya buat kumpul relawan saja. Ajang kumpul relawan, berkenalan, terus membangun suatu kebersamaan, sehingga nanti bisa bersinergi," jelasnya lagi.
2. Relawan serukan Gibran maju Cawapres.

Acara kumpul relawan tersebut diwarnai dengan penyampaian aspirasi dari perwakilan relawan yang hadir. Banyak dari mereka meminta Gibran untuk secara nasional bukan hanya di daerah.
Bahkan para relawan mendukung Gibran jadi Wapres untuk mendampingi salah satu calon presiden mana pun.
"Siapa pun presidennya yang penting cawapresnya mas Gibran," ungkap salah satu relawan yang hadir.
Lebih lanjut, Paulus mengatakan jika dukungan tersebut spontan dari sejumlah relawan. Menurutnya, dari dulu mereka berkomitmen bahwa opo jare Jokowi (apa kata Jokowi).
"Kita bukan partai, Itu ranahnya politik. Kita kan cuma relawan," katanya.
"Ini ajang kumpul untuk menggalang kebersamaan," imbuhnya.
3. Gibran sentil soal teguran.

Sementara itu, Gibran Rakabuming Raka justru mengaku ngeri jika diteriaki wapres ataupun gubernur. Ia juga meminta kepada para relawan untuk bersabar.
"Nanti ada teguran, jadi santai saja," kata Gibran.
Apalagi aturan batas usia juga belum cukup. Begitu juga untuk maju di Pilgub, Gibran mengatakan belum waktunya.
Gibran mengaku saat ini masuk fokus untuk mengerjakan tugas-tugasnya sebagai Walikota Solo.
"Saya masih fokus di Solo sampai tahun 2024. Jadi mohon bapak-bapak ibu-ibu untuk tenang dan menunggu arahan dari pusat," pungkasnya.



















