Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Relawan Sentolo Kawat Temukan Nelayan Cilacap Meninggal di Nusakambangan
Evakuasi tubuh nelayan Cilacap. (IDN Times/Dok Humas Basarnas Cilacap)
  • Tim Basarnas Cilacap menemukan nelayan Hadi Mustofa setelah 2 hari pencarian di perairan Nusakambangan.
  • Penyisiran dilakukan oleh SRU 1 di permukaan air dan SRU 2 di darat menggunakan drone.
  • Korban ditemukan oleh Relawan Sentolo Kawat setelah kapal terhantam ombak dan terbalik, menyebabkan satu orang hilang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Cilacap, IDN Times - Setelah dua hari pencarian, personel gabungan Basarnas Cilacap akhirnya menemukan nelayan bernama Hadi Mustofa yang dilaporkan hilang di perairan Nusakambangan.

Para personel SAR sempat dibagi menjadi 2 SRU. SRU 1 melakukan penyisiran di permukaan air dengan RIB 06 seluas 6 NM di sekirar perairan Pantai Indraloka.

SRU 2 melakukan penyisiran darat dengan berjalan kaki dan searching menggunakan drone di sekitar Pantai Selokipa Nusakambangan.

1. Korban ditemukan meninggal sejauh 2 NM

Menurut Priyo Prayudha Utama, Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Basarnas Cilacap, kisaran jam 09.20 tim SAR mendapatkan informasi dari Yasin anggota Polairud Cilacap bahwa korban sudah ditemukan oleh Relawan Sentolo Kawat.

Tubuh korban langsung dibawa ke TPI Sentolo Kawat.

2. Perahu katir yang dinaiki lima nelayan diterjang ombak

Diketahui sebelumnya bahwa pada Senin (29/04) pukul 05.00 Wib perahu Jukung Katir "Hasile Bapake" pergi melaut dengan POB 5 (lima) orang. Namun sekitar pukul 08.00 Wib kapal terhantam ombak sehingga terbalik. 4 (empat) orang selamat, sementara 1 (satu) lainnya hilang.

3. Korban selamat empat, meninggal satu

Kapal cepat milik Basarnas Cilacap di perairan Nusakambangan. (IDN Times/Dok Humas Basarnas Cilacap)

Adapun identitas korban meninggal dunia atas nama Hadi Mustofa (41) asal Sidakaya, Cilacap. Sementara 4 (empat) orang selamat diantaranya Gembira Harahap (54) asal Sidakaya, Rizki Andri Arizal (30) asal Sidakaya, Saryono (49) asal Sidakaya, dan Anton (39) asal Purwareja.

"Dengan telah ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai. Seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dapat kembali ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terimakasih," tutupnya.

Editorial Team

Related Article