Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ribuan Knalpot Brong di Salatiga Dirazia, Kapolres: Biar Ramadan Khusyuk

Kota Semarang
Ribuan Knalpot Brong di Salatiga Dirazia, Kapolres: Biar Ramadan Khusyuk
Knalpot brong hasil sitaan Polres Sukoharjo. (IDN Times/Larasati Rey)
Share Article

Salatiga, IDN Times - Aparat Kepolisian Resort Salatiga merazia 1.270 motor yang dipasangi knalpot brong. Razia yang dilakukan sejak Januari--Maret 2022 itu dimaksudkan agar kebisingan terutama saat menjelang bulan puasa bisa mereda.

  1. 1. Bengkel-bengkel ikut dirazia polisi

    Knalpot brong yang disita polisi. IDN Times/ Bramanta Pamungkas
    Knalpot brong yang disita polisi. IDN Times/ Bramanta Pamungkas

    Kapolres Salatiga, AKBP Indra Mardiana mengungkapkan, pihaknya terus menggencarkan penindakan terhadap kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas. 

    Ia menyampaikan razia knalpot brong akan dilakukan dengan menyasar bengkel-bengkel modifikasi dan sejumlah komunitas motor. 

    "Saya minta mereka mendukung gerakan tanpa knalpot brong wilayah Salatiga situasinya bisa kondusif," ujar Indra, Selasa (22/3/2022). 

  2. 2. Razia knalpot brong untuk mengurangi kebisingan

    Razia motor knalpot brong di Jombang. IDN Times/Zainul A
    Razia motor knalpot brong di Jombang. IDN Times/Zainul A

    Ia menjelaskan, razia knalpot brong akan digencarkan lagi mengingat mendekati bulan puasa. Menurutnya, kebisingan perlu ditekan supaya umat Islam yang menjalankan ibadah puasa bisa lebih khusyuk. 

    "Dengan seringnya merazia, paling tidak umat Islam yang menjalankan ibadah puasa bisa khusyuk. Apalagi suara knalpot brong bisa menganggu dan menimbulkan polusi suara," bebernya. 

    Ia mengaku personelnya merazia knalpot brong yang terpasang di motor-motor dan mobil. Pemakaian knalpot brong tidak sesuai SNI dan melanggar aturan berlalu lintas. 

  3. 3. Wali Kota Salatiga sayangkan jalan bagus dipakai balapan liar

    Wali Kota Salatiga menyapa warganya di sela upacara HUT RI Ke-75. Dok humas Pemkot Salatiga
    Wali Kota Salatiga menyapa warganya di sela upacara HUT RI Ke-75. Dok humas Pemkot Salatiga

    Wali Kota Salatiga, Yuliyanto menganggap, penggunaan knalpot brong cenderung melanggar aturan lalu lintas karena selain menganggu pengguna jalan lain, juga sering digunakan untuk balapan liar.

    "Kita ketahui jalan-jalan yang kondisinya bagus dan lurus, sering untuk balapan liar. Ini berbahaya karena mereka tidak menggunakan perlengkapan balap sesuai regulasi," ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More