Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Risma Ardhi Chandra Pimpin Pati Gantikan Sudewo, Ada Pesan Khusus

Penunjukan Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra (kanan) ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati usai Sudewo menjadi ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pati. (Dok. Pemprov Jateng)
Penunjukan Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra (kanan) ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati usai Sudewo menjadi ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pati. (Dok. Pemprov Jateng)
Intinya sih...
  • Risma Ardhi Chandra ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati menggantikan Sudewo yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
  • Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyerahkan surat keputusan kepada Risma dan meminta konsolidasi internal serta soliditas ASN.
  • Risma menyatakan komitmennya untuk menjaga integritas tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu demi kelancaran pembangunan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Pati, IDN Times – Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati untuk mengisi kekosongan kepemimpinan, Rabu (21/1/2026), usai penetapan Bupati Sudewo sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penunjukan tersebut merupakan tindak lanjut langsung dari radiogram Menteri Dalam Negeri (Mendagri) kepada Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Ahmad Luthfi kemudian menerbitkan Surat Perintah Tugas Nomor 131/0000757 tertanggal 20 Januari 2026.

Dasar hukum penunjukan itu merujuk pada amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Pasal 66 ayat (1) huruf c, yang mengatur pelimpahan wewenang kepala daerah yang berhalangan hukum.

1. Ada pesan khusus dari Taj Yasin

25194930-a087-4335-9aea-6d42ce3af4a8.jpeg
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, dalam rapat paripurna bersama DPRD Jateng dengan agenda Penjelasan Gubernur atas Raperda Rancangan APBD 2026 dan Nota Keuangannya, di Gedung Berlian Kota Semarang, pada Senin, 24 November 2025. (Dok. Pemprov Jateng)  

Prosesi penyerahan surat keputusan (SK) dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, kepada Risma Ardhi Chandra di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (21/1/2026). Dalam arahannya, Taj Yasin meminta Chandra segera melakukan konsolidasi internal guna memastikan roda pemerintahan tetap berjalan normal dan kondusivitas wilayah terjaga.

"Saya nitip ke Mas Chandra selaku Pelaksana Tugas Bupati Pati, bisa mengoordinasikan memberikan ketenangan ketentraman di lingkungan pemerintah kabupaten Pati," katanya usai acara penyerahan SK.

Taj Yasin juga menekankan pentingnya soliditas Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia meminta seluruh jajaran Forkopimda untuk memberikan dukungan penuh kepada Plt Bupati agar pelayanan publik tidak terganggu oleh dinamika hukum yang sedang terjadi.

“Mari kita ingat dan tanamkan pada diri kita, sekarang bersama-sama bekerja memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kita,” tegas Wagub.

2. Daftar janji Risma usai gantikan Sudewo

Penunjukan Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra (kanan) ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati usai Sudewo menjadi ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pati. (Dok. Pemprov Jateng)
Penunjukan Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra (kanan) ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati usai Sudewo menjadi ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pati. (Dok. Pemprov Jateng)

Selain kepada birokrasi, pesan khusus juga disampaikan kepada jajaran TNI dan Polri. Wagub meminta aparat keamanan mengedepankan pendekatan persuasif dalam menjaga ketertiban masyarakat serta memitigasi potensi gejolak akibat situasi politik ini.

Merespons amanah tersebut, Risma Ardhi Chandra menyatakan kesiapannya untuk memimpin Pati di masa transisi ini. Ia menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

“Kami berkomitmen penuh untuk melanjutkan roda pemerintahan Kabupaten Pati dengan menjunjung tinggi nilai integritas dan akuntabilitas,” ungkap Chandra.

3. Sudewo terjerat kasus jual beli jabatan

Bupati Pati, Sudewo
Bupati Pati, Sudewo. (IDN Times/Aryodamar)

Chandra juga mengapresiasi kehadiran Wagub Jateng yang dinilai memberikan dukungan moral dan arahan strategis di tengah situasi sulit yang dihadapi Pemkab Pati. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu demi kelancaran pembangunan.

“Kami mohon dukungan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Pati dalam melanjutkan agenda pembangunan di Pati agar dapat berjalan dengan baik berbekal semangat kebersamaan serta niat yang tulus,” pungkasnya.

Pergantian kepemimpinan mendadak ini bermula dari operasi senyap lembaga antirasuah. Bupati Pati definitif, Sudewo, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada Selasa (20/1/2026). Penahanan Sudewo dilakukan setelah ia terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan pemerasan dalam praktik jual-beli jabatan perangkat desa di wilayah tersebut.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

Profil Risma Ardhi Chandra: Teknisi PLN yang Kini Jadi Plt Bupati Pati

21 Jan 2026, 14:12 WIBNews