Selasar ruangan anestesi lantai dasar RSUP dr Kariadi Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Apabila sebelumnya manajemen rumah sakitnya selalu berkelit, maka untuk kali ini dirinya pun tak mau lagi menutup-nutupi kasus bullying yang selama ini terjadi di rumah sakitnya. Terutama yang dialami dokter-dokter PPDS.
Kendati begitu, Aba berkata pihaknya bersama kepolisian masih menyelidiki berapa banyak oknum yang melakukan aksi bullying kepada para juniornya.
"Nah, ini masalahnya adalah ketika ada oknum, kita ndak tahu oknum ini masih dalam penyelidikan. Oknum ini melakukan sebuah perundungan, memanfaatkan positioning," tegasnya.