Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sehari Kasus COVID-19 di Semarang Tambah 63 Positif dan 12 Meninggal
Ilustrasi tes usap atau PCR Test. IDN Times/Irfan Fathurohman

Semarang, IDN Times -  Melansir data dari situs siagacorona.semarangkota.go.id, per Rabu (2/9/2020) pukul 18.00 WIB, kasus baru pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Semarang kembali naik. Per hari ini ada tambahan 63 kasus pasien positif.

1. Sebanyak 358 pasien positif COVID-19 yang dirawat ber-KTP Semarang

Ilustrasi pasien COVID-19. ANTARA FOTO/REUTERS/Hannah McKay

Jumlah pasien positif yang dirawat di Ibu Kota Jawa Tengah pun meningkat dibandingkan hari sebelumnya, yakni dari 458 kasus menjadi 521 kasus. Sedangkan, jumlah kumulatif pasien positif COVID-19 di Kota Semarang sudah menyentuh angka 6.098 kasus.

Adapun, jumlah kumulatif tersebut terdiri atas 521 pasien positif, 4.941 pasien sembuh, dan 631 pasien meninggal

Sebanyak 521 pasien positif yang dirawat itupun mayoritas dari Kota Semarang, yakni 358 pasien. Sedangkan, sisanya 163 pasien berasal dari luar kota.

2. Total pasien meninggal mencapai 631 kasus

Ilustrasi pemakaman jenazah COVID-19. ANTARA FOTO/Jojon

Kemudian, per hari ini pasien meninggal karena COVID-19 di Kota Semarang tambah 12 kasus. Sehingga, ada kenaikan dibandingkan hari sebelumnya, yakni dari 619 kasus menjadi 631 kasus. 

Sebanyak 631 kasus itu terdiri atas 483 warga Kota Semarang dan 148 warga dari luar kota. 

3. Per hari ini ada 115 pasien sembuh

Ilustrasi (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)

Kemudian, secara kumulatif ada kenaikan jumlah pasien sembuh per hari ini dibandingkan hari sebelumnya, yakni dari 4.826 kasus menjadi 4.941 kasus. Sehingga, per hari ini ada 115 pasien positif yang dinyatakan sembuh. 

Sementara, jumlah pasien suspek atau sebelumnya disebut pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 230 kasus.

Sementara, kasus probable atau orang yang masuk dalam kategori suspek dan memiliki gejala COVID-19, namun belum ada hasil dari pemeriksaan mencapai 43 kasus, sedangkan kasus meninggal dalam kondisi probable ada 23 kasus. 

Editorial Team

Related Article