Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Senny Marbun Terpilih Pimpin APSF, Siap Majukan Difabel ASEAN

Senny Marbun Terpilih Pimpin APSF, Siap Majukan Difabel ASEAN
Presiden ASPF terpilih, Senny Marbun. (Dok/Istimewa)
Intinya Sih
  • Senny Marbun terpilih sebagai Presiden APSF periode 2026–2030, menggantikan Osoth Bhavilai dari Thailand setelah meraih tujuh suara dalam pemilihan yang diikuti 11 negara anggota.
  • Di bawah kepemimpinan baru, sekretariat APSF akan dipindahkan dari Thailand ke Indonesia dan fokus mendukung persiapan Asian Para Games 2026 serta ASEAN Para Games 2027.
  • APSF berencana memperluas pembinaan olahraga disabilitas melalui penyelenggaraan kompetisi tunggal di negara berkembang dan mempersiapkan ajang Youth Games untuk atlet muda difabel ASEAN.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Solo, IDN Times – Indonesia kembali mencatatkan sejarah di dunia olahraga disabilitas Asia Tenggara. Senny Marbun resmi terpilih sebagai Presiden ASEAN Para Sports Federation (APSF) periode 2026–2030 setelah memenangkan pemungutan suara dalam Sidang Umum APSF yang digelar di Hotel Alila Solo, Sabtu (6/6/2026).

Dalam proses pemilihan yang diikuti 11 negara anggota APSF, Senny meraih tujuh suara dan mengungguli kandidat asal Thailand, Maitree Kongruang, yang memperoleh empat suara. Dengan hasil tersebut, Senny menggantikan Osoth Bhavilai dari Thailand yang telah memimpin organisasi tersebut selama satu dekade terakhir.

1. Senny Ingin Negara ASEAN Ikuti Jejak Indonesia.

IMG_9244.jpeg
Kepulangan kontingan NPC Indonesia usai berlaga di ASEAN Paragames 2025 Thailand. (Dok/Humas NPC Indonesia)

Terpilihnya Senny menandai babak baru kepemimpinan APSF. Sosok kelahiran Siborongborong, Sumatra Utara, itu bukan figur asing dalam pengembangan olahraga disabilitas kawasan. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Presiden APSF bidang Media and Communications periode 2022–2026.

Selain dikenal sebagai mantan atlet para atletik nomor lempar, Senny juga memiliki peran besar dalam penyelenggaraan ASEAN Para Games Solo 2022 yang sukses digelar setelah ajang tersebut sempat batal berlangsung di Filipina dan Vietnam.

Usai terpilih, Senny menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas olahraga disabilitas di seluruh negara Asia Tenggara, bukan hanya Indonesia.

“Saya ingin prestasi negara-negara di Asia Tenggara lebih maju lagi kedepannya. Karena kalau melihat (prestasi) Indonesia, sebenarnya sudah melampaui batas ya. Kita sudah pernah juara tiga kali berturut-turut di ASEAN Para Games, dan capaian medali Indonesia juga bagus di Paralympic. Sekarang saya ingin negara-negara Asia Tenggara mengikuti jejak Indonesia agar bisa terus melangkah kedepan,” kata Senny Marbun.

Menurutnya, masih terdapat kesenjangan perhatian terhadap penyandang disabilitas di sejumlah negara ASEAN. Karena itu, pengalaman Indonesia dalam membangun sistem pembinaan olahraga disabilitas akan menjadi modal untuk dibagikan kepada negara-negara anggota APSF.

“Seperti yang kita tahu bahwa negara-negara di ASEAN itu masih banyak yang memarjinalkan masyarakat difabel. Itu yang perlu kita bangkitkan semangat negara-negara tersebut agar bisa seperti Indonesia, karena kita dahulu juga sama-sama termarjinalkan, tetapi kemudian Indonesia sudah luar biasa. Bahkan kita sekarang sudah memiliki lahan sepuluh hektar untuk training center. Itu yang perlu kita tularkan kepada negara negara lain,” tuturnya.

“Kita akan coba. Saya akan coba datang ke negara-negara yang belum disentuh oleh pemerintahnya. Saya akan coba meminta kepada negaranya untuk mengangkat harkat martabat masyarakat difabel, seperti yang sudah dilakukan di Indonesia,” lanjutnya.

2. Kepengurusan Baru Segera Pindahkan Sekretariat ke Indonesia.

IMG_3671.jpeg
Presiden ASPF terpilih, Senny Marbun. (Dok/Istimewa)

Dalam periode kepemimpinannya, Senny akan didampingi jajaran komite eksekutif baru APSF. Posisi wakil presiden ditempati Dr Teo-Koh Sock Miang (Singapura), Michael Barredo (Filipina), Dr Than Than Htay (Myanmar), dan H.E. Yi Veasna (Kamboja). Sementara posisi Sekretaris Jenderal diisi Sukanti Rahardjo Bintoro dari Indonesia dan bendahara dipercayakan kepada Ali Yusri Abdul Ghafor dari Brunei Darussalam.

Salah satu agenda prioritas yang akan segera dijalankan kepengurusan baru adalah menyelesaikan proses administrasi transisi organisasi serta memindahkan kantor sekretariat APSF dari Thailand ke Indonesia.

Selain itu, APSF juga akan fokus mendukung negara-negara anggotanya menghadapi Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, sebelum menuju ASEAN Para Games 2027 di Malaysia.

3. APSF Siapkan Youth Games dan Kompetisi di Negara Berkembang.

IMG_3670.jpeg
Anggota komite ASPF. (Dok/Istimewa)

Wakil Presiden APSF bidang Sports and Technical Committee, Teo-Koh Sock Miang, mengatakan organisasi akan mendorong pemerataan perkembangan olahraga disabilitas di kawasan melalui berbagai program pembinaan.

Salah satunya dengan membantu negara-negara yang belum siap menggelar multievent untuk terlebih dahulu menyelenggarakan kompetisi cabang olahraga tunggal sebagai sarana pengembangan sumber daya manusia dan organisasi.

“Kita harus mengakui bahwa masih ada negara-negara yang belum siap dan belum mampu menyelenggarakan kompetisi multievent yang mencakup banyak cabang olahraga. Maka kita akan mendorong negara-negara tersebut untuk menggelar single event, agar bidang-bidang yang lain ikut terangkat, seperti misalnya klasifier-nya, tenaga teknis lapangan atau leadership-nya, melalui sejumlah pelatihan-pelatihan. Jadi pada intinya kita bisa maju bersama-sama,” kata Teo-Koh Sock Miang.

Selain itu, APSF juga mulai mematangkan gagasan penyelenggaraan ajang olahraga khusus atlet muda penyandang disabilitas sebagai upaya regenerasi atlet di kawasan Asia Tenggara.

“Kita harus sadar untuk mulai memperhatikan generasi berikutnya, agar tidak terjadi generation gap. Kita mulai memikirkan untuk bisa menyelenggarakan youth games. Jadi, kejuaraan untuk atlet-atlet pemula atau atlet muda,” jelas Teo-Koh Sock Miang.

Share Article
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More