Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sering Dianggap Sepele, Kebiasaan Menutup Pintu Kulkas Terlalu Keras Bisa Bikin Boros Listrik

Kota Semarang
Sering Dianggap Sepele, Kebiasaan Menutup Pintu Kulkas Terlalu Keras Bisa Bikin Boros Listrik
ilustrasi sedang membuka kulkas karena rasa penasaran apakah ada makanan baru di dalam kulkas. (pexels.com/Kevin Malik)
  • Membanting pintu kulkas berulang kali dapat merusak atau melemahkan gasket dan magnet, sehingga pintu tidak lagi menutup rapat.
  • Celah pada pintu membuat udara dingin keluar dan udara hangat masuk, memaksa kompresor bekerja terus untuk menjaga suhu serta meningkatkan konsumsi listrik.
  • Benturan juga dapat melonggarkan engsel dan memicu bunga es; kerapatan gasket bisa diperiksa dengan menjepit lalu menarik selembar kertas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pernah nggak sih, tanpa sadar menutup pintu kulkas dengan dorongan ekstra kuat alias dibanting? Banyak dari kita yang mikir kalau dihentak keras, pintunya pasti bakal tertutup jauh lebih rapat. Padahal, kebiasaan sepele yang sering dilakukan tiap hari ini justru jadi biang kerok tagihan listrik di rumah membengkak!

Benturan keras yang berulang ternyata menciptakan celah mikroskopis yang menjadi musuh utama efisiensi energi. Daripada pusing mikirin pengeluaran bulanan yang terus bocor, yuk cari tahu alasan ilmiah kenapa kebiasaan ini bikin kulkasmu berubah jadi "vampir listrik"!

  1. 1. Merusak Karet Pintu dan Menurunkan Daya Magnet

    ilustrasi sedang buka kulkas yang sudah menjadi kebiasaan.
    ilustrasi sedang buka kulkas yang sudah menjadi kebiasaan. (pexels.com/RDNE Stock project)

    Di bagian dalam pinggiran pintu kulkas, terdapat karet penyekat (gasket) yang dilengkapi lapisan magnet. Fungsinya apalagi kalau bukan untuk menempelkan pintu ke bodi besi kulkas secara rapat. Sayangnya, benturan keras yang terus-menerus bisa bikin magnet ini bergeser, retak, atau melemah daya rekatnya.

    Selain masalah pada magnet, tekanan ekstrem dari hentakan keras bakal membuat karet penyekat jadi cepat kempis. Lama-kelamaan, karet ini kehilangan elastisitasnya atau bahkan sobek di bagian sudut-sudut pintu.

  2. 2. Memicu Kebocoran Suhu (Thermal Leakage)

    ilustrasi kulkas
    ilustrasi kulkas (magnific.com/freepik)

    Ketika karet pintu tidak lagi rapat karena kempis atau sobek, hawa dingin di dalam kulkas akan terus-menerus merembes keluar. Di saat bersamaan, udara hangat dan lembap dari luar ruangan justru menyusup bebas masuk ke dalam ruang pendingin.

    Untuk menjaga suhu tetap berada di titik ideal (misalnya 4°C), sensor suhu (thermostat) akan langsung mendeteksi kebocoran tersebut. Akibatnya, kompresor—komponen yang paling banyak memakan daya listrik—dipaksa menyala terus-menerus tanpa jeda demi mendinginkan kembali suhu kulkas.

  3. 3. Engsel Longgar dan Tumpukan Bunga Es

    ilustrasi jangan mudah membuka dan menutup pintu kulkas saat pemadaman listrik
    ilustrasi jangan mudah membuka dan menutup pintu kulkas saat pemadaman listrik (pexels.com/Polina Tankilevitch)

    Setiap kali pintu dihentak keras, beban benturan akan langsung pindah ke engsel pintu. Dalam jangka panjang, sekrup engsel bakal melonggar dan strukturnya sedikit turun (sagging). Kalau pintu sudah turun posisinya, dipastikan ia tidak akan bisa menutup secara presisi sampai kapan pun.

    Efek dominonya, udara luar yang lembap masuk melalui celah engsel dan membeku saat terkena suhu dingin. Hal ini memicu penumpukan bunga es yang tebal di evaporator, terutama buat kamu yang pakai kulkas satu pintu. Tumpukan es ini bertindak sebagai isolator, bikin kulkas makin sulit dingin dan kompresor bekerja dua kali lipat lebih keras.

  4. 4. Cek Kerapatan Pakai Trik Lembar Uang Kertas

    Ilustrasi menyimpan nugget di dalam kulkas
    Ilustrasi menyimpan makanan di dalam kulkas (pexels.com/Meruyert Gonullu)

    Kalau kamu curiga pintu kulkas di rumah sudah terlanjur renggang, jangan panik dulu. Kamu bisa langsung melakukan tes sederhana pakai trik lembar uang kertas atau kertas tipis apa saja.

    Caranya gampang banget, cukup jepit selembar uang kertas di sela-sela pintu kulkas saat kamu menutupnya, lalu tarik perlahan. Kalau kertas terasa kesat dan sulit ditarik, berarti karet kulkasmu masih sangat aman. Sebaliknya, kalau kertas sangat mudah lolos sampai jatuh, itu pertanda karet sudah renggang dan listrik di rumahmu sedang terbuang sia-sia!

    Kesimpulannya, menutup kulkas dengan tenaga dalam tidak akan membuatnya lebih rapat, tapi justru merusak komponen penting yang berujung pada bengkaknya tagihan listrik bulanan. Mulai sekarang, biasakan menutup pintu kulkas dengan lembut dan pastikan rapat sempurna tanpa harus dibanting, ya.

    Gimana nih, apakah uang kertas di kulkasmu gampang ditarik atau masih seret? Coba praktikkan sekarang juga dan ceritain hasil tes kulkasmu di kolom komentar, yuk!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More