SPKLU di Jateng Ditambah, Ajak Masyarakat Beralih ke Kendaraan Listrik

- PLN tambah jumlah SPKLU untuk fasilitasi pengguna kendaraan listrik di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta
- Hingga kini, PLN telah mengoperasikan 263 unit SPKLU di 173 titik lokasi strategis, dengan rencana penambahan 58 SPKLU
- Kendaraan listrik memberikan keuntungan biaya operasional, kenyamanan, dan kemudahan akses melalui aplikasi PLN Mobile
Semarang, IDN Times - PT PLN (Persero) terus menambah jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Upaya ini dilakukan untuk memfasilitasi pengguna kendaraan listrik, sekaligus mengajak masyarakat beralih ke kendaraan listrik (EV) sebagai solusi mobilitas yang lebih aman, efisien, dan ramah lingkungan.
1. Sebanyak 263 unit SPKLU telah beroperasi

Hingga saat ini PLN telah mengoperasikan 263 unit SPKLU di 173 titik lokasi strategis, termasuk rest area jalan tol dan pusat kota serta lokasi wisata. Selain itu, PLN juga merencanakan penambahan 58 SPKLU yang terdiri atas 37 unit SPKLU Pole Mounted berkapasitas 22 kW, 5 unit SPKLU Ultra Fast Charging (UFC) berkapasitas 100 kW, serta 16 unit SPKLU Fast Charging (FC) berkapasitas 50 kW.
Dari jumlah tersebut, 14 unit FC dan 2 unit UFC di antaranya akan dipasang di Rest Area dan exit tol sebagai bagian dari kesiapan infrastruktur menjelang Siaga Lebaran 2025.
General Manager PLN UID Jateng DIY, Sugeng Widodo mengungkapkan, dengan dukungan infrastruktur pengisian daya yang terus berkembang dan kemudahan akses melalui aplikasi PLN Mobile, pengguna kendaraan listrik dapat menikmati perjalanan tanpa cemas soal bahan bakar.
2. Tidak perlu beraktivitas jarak jauh

“Dengan semakin banyaknya SPKLU yang tersedia, masyarakat tidak perlu khawatir saat beraktivitas jarak jauh dengan kendaraan listrik,” katanya, Jumat (28/2/2025).
Menurut dia, kendaraan listrik memberikan banyak keuntungan bagi penggunanya, baik dari segi biaya operasional maupun kenyamanan.
"Menggunakan kendaraan listrik memberikan kepastian lebih bagi pengendara. Pengisian daya bisa dilakukan di rumah dan di SPKLU yang tersebar luas, dengan kualitas daya yang disuplai terjaga dengan baik. Ditambah lagi, lewat PLN Mobile, pengguna bisa melacak SPKLU terdekat dan memantau proses pengisian secara real-time," jelasnya.
3. Kualitas daya motor listrik terjamin

Sementara, seorang pengguna kendaraan listrik, Mochtar menuturkan, bahwa beralih ke EV adalah keputusan terbaiknya.
"Saya merasa lebih tenang pakai motor listrik. Pengisian daya gampang, biayanya lebih murah, dan saya tahu kualitas dayanya terjamin. Jadi, nggak ada rasa khawatir lagi saat berkendara jauh," tuturnya.
PLN juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat kendaraan listrik dan mendukung percepatan transisi energi bersih di Indonesia.
"Kami berkomitmen untuk terus memperluas ekosistem kendaraan listrik agar masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara maksimal. Kendaraan listrik bukan hanya tentang teknologi, tapi juga tentang menciptakan masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan," tambah Sugeng.



















