Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Stasiun Estetik Rute KRL Solo-Jogja yang Wajib Dikunjungi, Foto Vintage Abis!
Penumpang di Stasiun Solo Balapan. (Dok/Humas Daop 6 Yogyakarta)
  • Jelajahi keindahan arsitektur kolonial dan art deco yang masih terawat sempurna di sepanjang jalur kereta Solo-Jogja.

  • Temukan spot foto terbaik dengan nuansa vintage dan urban yang sinematik di setiap stasiun legendaris.

  • Nikmati pengalaman hunting foto hemat dan mudah menggunakan KRL Commuter Line tanpa perlu biaya transportasi mahal.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah nggak sih kamu ingin hunting foto dengan latar belakang bangunan bersejarah yang megah, tapi bingung harus ke mana tanpa biaya mahal? Atau mungkin kamu bosan dengan latar foto yang itu-itu saja di media sosial?

Ternyata, jawabannya ada di sepanjang rute KRL Solo-Jogja. Empat stasiun di jalur ini bukan sekadar tempat naik-turun kereta, lho. Bangunan-bangunan peninggalan era kolonial ini menawarkan perpaduan gaya Indische Empire, art deco, hingga sentuhan modern yang sangat cinematic. Yuk, intip 4 stasiun dengan arsitektur paling estetik yang wajib masuk bucket list foto kamu!

1. Stasiun Yogyakarta (Tugu): Ikon Art Deco yang Megah

Stasiun Yogyakarta. (Dok. Istimewa)

Stasiun ini adalah wajah utama Yogyakarta yang mengusung gaya Art Deco khas Eropa pra-Perang Dunia II. Fasad bangunannya yang simetris dan megah menjadikannya salah satu cagar budaya paling ikonik di Indonesia.

Untuk hasil foto terbaik, manfaatkan area selasar pintu masuk bergaya kolonial atau berpose di dekat tiang-tiang lampu antik berornamen khas Jawa di luar stasiun. Kalau mau nuansa vintage linear, coba ambil angle di struktur rangka atap besi melengkung di peron dalam yang sangat dramatis.

2. Stasiun Solo Jebres: Si Cantik Neo-Klasik

Stasiun Solo Jebres. (Dok/kai.id)

Banyak yang menyebut Stasiun Solo Jebres sebagai salah satu stasiun terindah di Indonesia. Bangunan ini mengadopsi gaya Neo-Klasik Eropa dengan sentuhan Indische yang kental, ditandai dengan jendela lengkung raksasa dan pintu kayu tinggi bergaya kastil tua.

Spot favorit para fotografer ada di ruang tunggu utama yang memiliki langit-langit super tinggi. Cahaya alami yang masuk melalui jendela kaca patri menciptakan pencahayaan dramatis yang sempurna. Teras depannya yang bersih dan simetris juga sangat cocok untuk foto Outfit of the Day (OOTD) dengan nuansa classy.

3. Stasiun Purwosari: Nuansa Loji Jawa-Eropa yang Syahdu

Stasiun Purwosari (pariwisatasolo.surakarta.go.id)

Sebagai salah satu stasiun tertua di jalur ini, Stasiun Purwosari mempertahankan bentuk aslinya sejak zaman kolonial Belanda. Desainnya menyerupai rumah loji Jawa-Eropa lama dengan atap pelana tinggi yang membuat suasananya tetap sejuk dan nyaman.

Ambil fotomu di sudut peron terbuka dengan latar tiang penyangga besi ulir kuno berwarna gelap untuk kesan industrial vintage. Atau, coba eksplorasi area taman kecil di bagian luar stasiun yang memberikan latar belakang suasana perkeretaapian tempo dulu yang sangat syahdu dan tenang.

4. Stasiun Solo Balapan: Harmoni Klasik dan Futuristik

Stasiun Solo Balapan. (IDN Times/Larasati Rey)

Stasiun Solo Balapan menawarkan sesuatu yang berbeda: perpaduan kontras yang unik. Kamu bisa menemukan arsitektur kolonial klasik di bagian depan, lalu beralih ke arsitektur modern futuristik di area peron layang.

Spot yang nggak boleh dilewatkan adalah jembatan penyeberangan layang (skybridge) yang menghubungkan stasiun dengan Terminal Tirtonadi. Lorong kacanya dengan pola simetris geometris modern sangat instagramable. Jangan lupa juga berfoto di depan papan nama raksasa "Solo Balapan" dengan latar bangunan ikonik stasiun sebagai tanda kunjunganmu.

Keempat stasiun ini membuktikan bahwa perjalanan menggunakan kereta api bukan sekadar soal berpindah tempat, tapi juga tentang menikmati jejak sejarah yang masih hidup. Dengan tiket KRL yang terjangkau, kamu sudah bisa mendapatkan ribuan foto estetik bernilai tinggi.

Sebelum kamu berangkat hunting foto, coba jawab dulu nih:

  • Kamu lebih suka konsep foto gaya retro/vintage atau minimalis urban modern?

  • Apakah kamu butuh info cara transit dan tap-in tiket biar nggak bingung saat pindah stasiun?

  • Atau kamu mau rekomendasi kafe estetik terdekat yang bisa ditempuh jalan kaki dari stasiun-stasiun di atas?

Yuk, tulis preferensimu di kolom komentar, biar kita bisa bedah rute perjalanan fotomu lebih detail lagi!

Curated For You

Editorial Team

Related Article