Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dari Stasiun Tawang? 4 Kuliner Legend Semarang yang Bisa Didatangi Cuma Jalan Kaki

Dari Stasiun Tawang? 4 Kuliner Legend Semarang yang Bisa Didatangi Cuma Jalan Kaki
Ilustrasi sejumlah calon penumpang menunggu kedatangan kereta api di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Intinya Sih
  • Empat kuliner legendaris di sekitar Stasiun Tawang Semarang bisa dijangkau dengan berjalan kaki, menawarkan cita rasa khas dan suasana bersejarah yang menarik bagi wisatawan.
  • Nasi Goreng Babat Pak Karmin, Sate Kambing 29, dan Gulai Kambing Bustaman Pak Sabar menjadi pilihan populer karena resep turun-temurun serta lokasi dekat ikon Kota Lama seperti Gereja Blenduk.
  • Spiegel Bar & Bistro menghadirkan pengalaman kuliner modern dalam bangunan cagar budaya berusia lebih dari satu abad, cocok untuk bersantai sambil menikmati kopi dan suasana klasik Semarang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Keluar dari Stasiun Tawang Semarang? Ini 4 Kuliner Legendaris yang Bisa Kamu Datangi Cuma Jalan Kaki

Liburan atau sekadar singgah di Kota Semarang menggunakan jalur kereta api memang selalu menyenangkan. Begitu turun di Stasiun Semarang Tawang, kamu akan langsung disambut oleh atmosfer klasik kawasan Kota Lama yang menawan.

Sering kali, rasa lapar langsung melanda begitu turun dari gerbong kereta. Gak perlu buru-buru memesan ojek online atau taksi yang bikin kantong tebalmu menipis, Lur. Pasalnya, stasiun legendaris ini dikelilingi oleh berbagai tempat makan legendaris yang sudah memanjakan lidah para pencinta kuliner selama puluhan tahun.

Cukup siapkan alas kaki yang nyaman, yuk intip 4 rekomendasi kuliner legendaris di sekitar Stasiun Tawang Semarang yang bisa kamu datangi cuma dengan jalan kaki!

1. Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok

potret menu nasi goreng di Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok (google.com/maps/Mara Solehah)
potret menu nasi goreng di Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok (google.com/maps/Mara Solehah)

Bagi pencinta kuliner pedas dan jeroan, tempat ini adalah persinggahan wajib pertama yang gak boleh dilewatkan begitu keluar dari stasiun. Kuliner ini sudah eksis sejak tahun 1971, lho!

Rute Jalan Kaki: Keluar dari pintu utama Stasiun Tawang, kamu cukup berjalan kaki lurus ke arah barat menyusuri Jalan Merak, lalu belok kiri sedikit menuju kawasan Jembatan Mberok. Jaraknya hanya sekitar 500 meter saja.

Daya Tarik: Menu andalan di sini adalah nasi goreng babat dan babat gongso. Babatnya punya tekstur yang super empuk, tidak prengus, dan dibumbui dengan racikan kecap manis serta rempah khas yang meresap sempurna. Rasa manis, gurih, dan pedasnya dijamin langsung mengusir rasa lelah setelah perjalanan jauh!

2. Sate Kambing 29

Sate kambing
ilustrasi sate kambing (unsplash.com/Sholahudien Al Ayyuby)

Mau menikmati kuliner olahan daging kambing dengan resep otentik di dalam bangunan bersejarah? Sate Kambing 29 yang terletak tepat di seberang Gereja Blenduk adalah jawabannya.

Rute Jalan Kaki: Dari stasiun, kamu tinggal berjalan santai ke arah selatan menuju jantung Kota Lama Semarang (Jalan Letjen Suprapto) sejauh kurang lebih 450 meter saja.

Daya Tarik: Kedai sate ini sangat legendaris karena mempertahankan cita rasa sejak era kolonial. Pilihan menu favoritnya adalah sate buntel—daging kambing cincang yang dibungkus lemak tipis lalu dibakar. Dagingnya sangat tebal, juicy, dan sama sekali tidak bau prengus. Suasana interior bangunan kuno di dalamnya juga bikin momen makan siangmu terasa makin estetik.

3. Gulai Kambing Bustaman Pak Sabar

ilustrasi gulai kambing
ilustrasi gulai kambing (vecteezy.com/Erwin Pieloor)

Masih di sekitar ikon Gereja Blenduk, ada kuliner tersembunyi (hidden gem) legendaris yang selalu dipadati oleh pemburu kuliner dari luar kota, yaitu Gulai Kambing Bustaman Pak Sabar.

Rute Jalan Kaki: Lokasinya berada di dalam gang kecil tepat di belakang Gereja Blenduk. Dari Stasiun Tawang, kamu cukup berjalan kaki sekitar 5-7 menit saja menyusuri trotoar Kota Lama yang rapi.

Daya Tarik: Berbeda dengan gulai pada umumnya yang menggunakan santan kental, gulai khas Bustaman ini menggunakan racikan kelapa parut goreng yang ditumbuk halus bersama rempah-rempah. Hasilnya, kuahnya terasa sangat ringan, gurih, dan beraroma harum. Potongan daging dan jeroan kambingnya pun melimpah ruah dengan harga yang relatif ramah di kantong.

4. Spiegel Bar & Bistro

Spiegel Bar & Bistro (instagram.com/_ulfahtmi)
Spiegel Bar & Bistro (instagram.com/_ulfahtmi)

Kalau kamu mencari tempat kulineran legendaris dengan konsep yang lebih modern, namun kental dengan nuansa sejarah zaman dulu, tempat ini sangat direkomendasikan.

Rute Jalan Kaki: Letak bangunannya persis di sebelah Gereja Blenduk, menghadap ke taman kota. Jaraknya hanya sekitar 400 meter dari pintu keluar Stasiun Tawang.

Daya Tarik: Spiegel menempati bangunan cagar budaya yang telah berdiri selama lebih dari 120 tahun. Di sini, kamu bisa menikmati aneka hidangan mulai dari makanan barat (Western), kopi lokal premium, hingga hidangan penutup yang lezat. Tempat ini sangat cocok buat kamu yang ingin meluruskan kaki sejenak sembari ngopi cantik dan berfoto di sudut-sudut bangunan yang sangat Instagramable.

Nah, itulah 4 pilihan kuliner legendaris yang letaknya selemparan batu dari Stasiun Tawang Semarang. Terbukti kan, kalau kulineran enak dan bersejarah di Semarang itu gak perlu ribet mikirin macet dan ongkos transport tambahan? Selamat mencoba, Lur!

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest Food Jawa Tengah

See More