Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Wakil Ketua Bidang Kerja Sama PWNA Jawa Tengah, Ranum Ester Putri Perdani bertemu Gus Yasin. (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • PWNA Jawa Tengah siap berkolaborasi dengan Pemprov Jateng dalam pemberdayaan perempuan dan anak, sekaligus mendukung program-program pemerintah yang menyasar masyarakat luas.

  • Audiensi dengan Wakil Gubernur Taj Yasin juga membahas persiapan Musywil Nasyiatul Aisyiyah Jawa Tengah pada Januari 2027 di Universitas Muhammadiyah Gombong, Kebumen.

  • PWNA Jateng akan menyosialisasikan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan melalui jaringan cabang dan ranting untuk memperluas konservasi air berbasis rumah tangga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2019

Sumur resapan di Dusun Gertas mulai dibangun dan kemudian dirasakan manfaatnya warga dalam menjaga kestabilan debit air.

27 Oktober 2026

Taj Yasin meluncurkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan di Dusun Gertas, Desa Brongkol, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang.

Januari 2027

Nasyiatul Aisyiyah Jawa Tengah dijadwalkan menggelar Musyawarah Wilayah di Universitas Muhammadiyah Gombong, Kebumen, termasuk pemilihan ketua baru.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    PWNA Jawa Tengah menyatakan kesiapan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, termasuk menyosialisasikan dan mendukung Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan (Sopan).
  • Who?
    PWNA Jawa Tengah, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, dan Wakil Ketua Bidang Kerja Sama PWNA Jawa Tengah Ranum Ester Putri Perdani terlibat dalam pertemuan tersebut.
  • Where?
    Pertemuan berlangsung di kantor Wakil Gubernur Jawa Tengah. Gerakan Sopan sebelumnya diluncurkan di Dusun Gertas, Desa Brongkol, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang.
  • When?
    Gerakan Sopan diluncurkan pada 27 Oktober 2026. Musyawarah Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Jawa Tengah dijadwalkan berlangsung Januari 2027 di Universitas Muhammadiyah Gombong, Kebumen.
  • Why?
    Kolaborasi ditujukan mendukung pemberdayaan perempuan dan anak, memperluas konservasi air, menjaga ketersediaan air, serta melestarikan lingkungan melalui sumur resapan di lingkungan rumah tangga.
  • How?
    PWNA Jawa Tengah akan memanfaatkan jaringan cabang tingkat kecamatan dan ranting tingkat kelurahan untuk menyosialisasikan program serta berkolaborasi membangun sumur resapan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Nasyiatul Aisyiyah Jawa Tengah bertemu Gus Yasin. Mereka mau membantu perempuan, ibu, dan anak. Mereka juga janji mendukung program Sopan, yaitu membuat sumur resapan di rumah agar air tetap ada. Mereka punya banyak anggota di kecamatan dan kelurahan. Sekarang mereka ingin mengajak lebih banyak orang menjaga air dan lingkungan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kolaborasi PWNA Jawa Tengah dan pemerintah daerah memperlihatkan bagaimana jaringan organisasi perempuan dapat memperkuat gerakan konservasi air berbasis rumah tangga. Dukungan hingga tingkat cabang dan ranting membuka ruang sosialisasi yang lebih dekat dengan warga, sembari tetap mengembangkan program pemberdayaan perempuan dan anak yang manfaatnya ditujukan bagi masyarakat luas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Tengah menyatakan siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mendukung program pemberdayaan perempuan dan anak. Termasuk upaya pelestarian lingkungan melalui Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan (Sopan).

Saat menyambangi kantor Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama PWNA Jawa Tengah, Ranum Ester Putri Perdani mengatakan, audiensi dengan Gus menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Musywil) Nasyiatul Aisyiyah Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung Januari 2027 di Universitas Muhammadiyah Gombong (UMG) Kebumen.

Pihaknya sudah menjadwalkan pemilihan ketua baru untuk periode kepengurusan selanjutnya.

Selain membahas persiapan Musywil, pertemuan tersebut dimanfaatkan menyampaikan berbagai program organisasi yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan anak.

Menurut Ranum, program Nasyiatul Aisyiyah tidak hanya menyasar kalangan internal, tetapi juga dirancang agar dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

"Program-program NA ini sangat mendukung perempuan dan anak. Kami ingin membantu perempuan, ibu, anak, maupun perempuan muda untuk menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Program kami juga diharapkan bisa mendukung masyarakat luas sekaligus bersinergi dengan program-program pemerintah," ujar Ranum.

Gus Yasin juga menyambut langkah PWNA Jateng untuk berpartisipasi dalam Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan.

Menanggapi ajakan tersebut, Ranum menyambut positif dan menyatakan kesiapan organisasinya untuk ikut menyosialisasikan serta mendukung gerakan konservasi air tersebut.

Menurutnya, PWNA memiliki jaringan organisasi hingga tingkat cabang dan ranting yang dapat menjadi kekuatan untuk memperluas pelaksanaan program.

"Program Sopan sangat bagus. Harapannya, PWNA Jawa Tengah bisa berkolaborasi membuat sumur-sumur resapan. Kami memiliki anggota di tingkat cabang dan ranting. Cabang berada di tingkat kecamatan, sedangkan ranting di tingkat kelurahan. Dengan jaringan tersebut, kami berharap program ini bisa terdistribusi dan kami dapat ikut mendukung serta berkolaborasi," jelasnya.

Gerakan Sopan diluncurkan Taj Yasin pada 27 Oktober 2026 di Dusun Gertas, Desa Brongkol, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang.

Dusun Gertas menjadi salah satu contoh penerapan konservasi air berbasis masyarakat. Sumur resapan yang dibangun sejak 2019 telah dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama dalam membantu menjaga kestabilan debit air.

Taj Yasin berharap pengalaman masyarakat Dusun Gertas dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Jawa Tengah untuk mengembangkan gerakan konservasi air yang dimulai dari lingkungan rumah tangga.

Melalui kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk Nasyiatul Aisyiyah, Pemprov Jateng berharap Gerakan Sopan semakin luas menjangkau masyarakat. Dengan demikian, upaya menjaga ketersediaan air dan kelestarian lingkungan dapat menjadi gerakan bersama yang dimulai dari rumah.

Curated For You

Editorial Team

Related Article