Tersisa 40 Ribu Kendaraan Pemudik di Jateng, Bakal Munculkan Kepadatan Lalin

Semarang, IDN Times - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Tengah mencatat masih ada 9 persen pemudik yang belum balik ke kota asalnya.
Dengan jumlah 9 persen tersebut, maka diperkirakan 30 ribu hingga 40 ribu kendaraan pemudik masih bertahan di Jawa Tengah atau belum melakukan perjalanan arus balik.
"Saat arus mudik kemarin, kendaraan pemudik yang masuk Gate Tol Kalikangkung sejumlah 397.168 unit. Dan sudah kembali 92 persen pas arus balik. Sehingga sisa semalam dan hari ini pemudik yang masih tertahan di Jateng tinggal 9 persen atau sebanyak 30-40 ribu kendaraan," ujar Dirlantas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Agus Suryo Nugroho kepada IDN Times, Senin (1/5/2023).
1. Sisa pemudik akan balik ke kota asalnya nanti sore

Lebih lanjut, Agus mengatakan para pemudik yang masih tertahan, kemungkinan memutuskan kembali ke Jakarta dan Jatim nanti sore. Sebab, besok pagi, Selasa (2/5/2023), kantor-kantor dinas dan swasta sudah memberlakukan jam masuk kerja.
Agus bilang personelnya tetap mewaspadai pergerakan sisa pemudik yang melakukan perjalanan arus balik dari 35 kabupaten/kota di Jateng. Salah satunya dengan memonitor arus kepadatan lalu lintas di gerbang Tol Kalikangkung maupun akses jalan raya non tol penghubung antar kabupaten/kota.
"Mungkin mereka (pemudik) berangkat ke Jakarta nanti sore. Atau nanti malam. Karena besoknya kan sudah musti kerja lagi. Tapi saya rasa lonjakan volume kendaraan tidak terlalu signifikan ketimbang kondisi puncak mudik atau awal arus balik kemarin. Cuman kita tetap lakukan antisipasi jika terjadi lonjakan arus volume kendaraan," tutur Agus.
2. Aturan one way akan dievaluasi dini hari

Untuk pemberlakuan sistem one way, katanya akan dievaluasi jam 24.00 WIB nanti malam. Adapun puncak arus balik Lebaran terjadi dua kali di Jateng. Yaitu puncak arus balik pertama tanggal 25 April dengan total volume kendaraan pemudik 55.187 unit. Kemudian puncak arus balik kedua muncul tanggal 29-30 April dengan volume kendaraan pemudik 55.000 unit.
"Saat one way rest area bisa digunakan semuanya, jadi masih menampung volume arus balik. Mudah-mudahan one way bisa kita selesaikan jam 24.00 nanti. Karena puncak arus baliknya sudah terjadi tadi malam dan hari ini," terang Agus.
3. Polda Jateng juga berangkatkan 400 bus untuk layani arus balik

Ia pun menambahkan bahwa adanya pelaksanaan Operasi Ketupat Candi oleh Polda Jateng demi dimanfaatkan untuk menjaga budaya bangsa terutama meningkatkan ketertiban berlalu lintas.
"Untuk evaluasi momen libur Lebaran tahun ini, kalau ada kepadatan itu hal yang wajar. Karena orang sedang rayakan Idulfitri. Momen Lebaran kan jadi kultur bangsa kita. Polda Jateng juga adakan program presisi dengan memberangkatkan 400 bus bagi pemudik saat arus balik," kata Agus.


















