Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Trik Jitu Syuting Film Low Budget Ala Joko Anwar: Perlu Adaptif

Trik Jitu Syuting Film Low Budget Ala Joko Anwar: Perlu Adaptif
ilustrasi syuting film (pexels.com/Martin Lopez)
Share Article

Sutradara film Ghost In The Cell, Joko Anwar menyempatkan diri hadir dalam festival tahunan bertajuk "Parade Film Udinus #3".

Kehadiran Joko selain sebagai pemateri, dirinya juga membagikan ilmu strategi menyiasati proses syuting dengan anggaran terbatas alias low budget.

“Masalah anggaran hal lumrah yang dihadapi oleh pembuat film di tingkat mana pun, termasuk saya yang telah aktif berkarier sejak 2005. Kuncinya terletak pada kemampuan sineas itu mendesain skenario yang adaptif terhadap ketersediaan dana, serta kepekaan dalam merospons isu-isu di lingkungan sekitar agar penonton merasa dekat atau relate,” jelasnya.

Proses membuat film jadi sarana belajar terbaik

IMG-20260607-WA0155.jpg
Sutradara film Ghost In The Cell, Joko Anwar menyempatkan diri hadir dalam festival tahunan bertajuk "Parade Film Udinus #3". (IDN Times/Dok Humas Udinus)

Lebih lanjut, Joko memotivasi para mahasiswa Udinus untuk berani terjun ke industri perfilman Indonesia yang kini tengah melesat maju. Saat ini, sekitar 60 hingga 70 persen penonton bioskop tanah air lebih memilih menonton film lokal dibandingkan film impor.

Menurutnya, tingginya antusiasme pasar ini membuka peluang hidup yang sangat besar dari dunia sinema bagi generasi muda.

“Bagi teman-teman mahasiswa yang ingin masuk ke industri film dan menjadi seorang filmmaker, pelajari ilmunya secara mendalam di FTV Udinus ini. Setelah itu, teruslah belajar membuat film untuk terus belajar. Karena pada akhirnya, proses membuat film itu sendiri adalah sarana pembelajaran yang terbaik,” paparnya. 

Festival film Udinus terdiri tiga rangkaian

IMG-20260607-WA0154.jpg
Acara festival film Udinus ditutup dengan foto bersama. (IDN Times/Dok Humas Udinus)

Sedangkan, Himpunan Mahasiswa Film dan Televisi (HM FTV) Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang yang mengadakan acara tersebut memang berkolaborasi dengan Jakarta World Cinema (JWC) di ajang KlikFilm Short Movie Competition 2026.

Festival film tersebut dihelat 4–6 Juni 2026 di Auditorium Gedung H Lantai 7.

Kolaborasi dengan JWC terjalin karena Udinus menjadi salah satu perguruan tinggi yang memiliki Program Sarjana Terapan FTV terakreditasi Unggul.

Ketua Pelaksana, Fikri Achmad Arminto, mengungkapkan bahwa festival ini terdiri dari tiga rangkaian kegiatan. Acara ini menghadirkan berbagai program, mulai dari Focus On bersama sineas lokal Bobby Prasetyo, Kompetisi Pelajar dan Mahasiswa, program Komunitas, FTV Showcase, hingga acara utama bersama Joko Anwar.

“Tahun ini menjadi catatan sejarah baru karena untuk pertama kalinya panitia membuka open submission dengan jangkauan wilayah Jawa Tengah hingga Yogyakarta. Festival ini dibentuk demi menggerakkan roda ekosistem perfilman di Semarang serta Jawa Tengah,” ungkap Achmad dalam keterangan yang diterima IDN Times, Minggu (7/7/2026).

Mahasiswa Udinus jangan takut gagal bereksperimen

IMG-20260607-WA0152.jpg
Joko Anwar berjabat tangan dengan Rektor Udinus Prog Pulung Nurtanio. (IDN Times/Dok Humas Udinus)

Langkah kreatif para mahasiswa mendapat apresiasi penuh dari Rektor Udinus, Prof Pulung Nurtantio Andono. Ia memuji tema unik Nasi Telur yang dinilai sangat dekat dengan kehidupan mahasiswa perfilman.

“Layaknya makanan sederhana yang kaya gizi, tema ini melambangkan ide-ide kreatif mahasiswa yang tetap tumbuh subur meski di tengah keterbatasan anggaran dan waktu. Jangan takut gagal dalam bereksperimen, karena tidak ada film yang jelek, melainkan hanya belum sempurna,” ujarnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

Inovasi Pak Rahman: Rahasia Semarang Kendalikan Harga Pangan?

07 Jun 2026, 09:00 WIBNews