Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Unik! di Hari Guru, Siswa SMP Semarang Beri Kejutan Cuci Motor Guru

Kab. Semarang
Unik! di Hari Guru, Siswa SMP Semarang Beri Kejutan Cuci Motor Guru
IDN Times/Fariz Fardianto
Share Article

Semarang, IDN Times - Perayaan Hari Guru juga dilakukan dengan semarak oleh para pelajar. Para siswa SMPIT Nurul Islam di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang pun melakukan cara yang berbeda.

Sejak pagi hari, beberapa siswa SMPIT memberi sedikit kejutan bagi para gurunya. Mereka memilih absen ikut upacara agar dapat ikut kegiatan mencuci motor milik sejumlah gurunya.

  1. 1. Para siswa ingin Beri kejutan bagi guru-gurunya

    IDN Times/Istimewa
    IDN Times/Istimewa

    Seorang siswa, Fikri Haiban mengatakan dirinya ingin memberikan kejutan bagi para gurunya yang selama ini dianggap berjasa telah mengajarkan banyak ilmu di ruang kelas.

    Bila pada tahun-tahun sebelumnya ia dan teman-temannya hanya sekedar memberikan ucapan selamat sambil merayakan Hari Guru. Di tahun ini, ia memberikan sebuah hal yang unik agar terus dikenang oleh guru-gurunya.

    "Makanya pas rembugan Minggu kemarin, akhirnya diputuskan buat acara nyuci motor milik para guru. Kami bagi tugas, ada yang mengarahkan parkir, ada yang cuci motor lalu mengembalikan ke tempatnya semula," akunya saat ditemui di sekolahnya, Senin (25/11).

  2. 2. Siswa juga memberi kado dan puisi

    IDN Times/Debbie Sutrisno
    IDN Times/Debbie Sutrisno

    Kegiatan mencuci motor juga sebagai bentuk apresiasi kepada para guru karena motor saat ini menjadi sarana transportasi mereka. 

    "Selain cuci motor, kami juga memberikan kado dan puisi kepada guru-guru," tandasnya.

  3. 3. Sejumlah guru tak menyangka diberi kejutan tepat saat peringatan Hari Guru

    Ilustrasi guru pendidik TK ABA. IDN Times/Hamus dan Protokol UMY
    Ilustrasi guru pendidik TK ABA. IDN Times/Hamus dan Protokol UMY

    Sedangkan, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, SMPIT Nurul Islam, Sulistyorini, terharu dengan apa yang telah ditunjukan oleh murid-muridnya tersebut.

    Karena ternyata, katanya saat upacara ada 10 siswa kelas IX yang izin dengan berbagai alasan.

    "Biasanya kan hanya mendapat kado dan ucapan, tapi tahun ini beda. Sungguh, kami tak menyangka para siswa bisa berbuat seperti ini," bebernya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More