Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Usung Prabowo-Gibran, Elite Gerindra Janji Bikin Suasana Politik Gak Tegang

Usung Prabowo-Gibran, Elite Gerindra Janji Bikin Suasana Politik Gak Tegang
Ketua Gerindra Jateng Sudaryono berfoto bareng ratusan pengurus DPC se-Jateng untuk memantapkan strategi pemenangan bagi Prabowo-Gibran. (IDN Times/Dok Gerindra Jateng)
Share Article

Semarang, IDN Times - Memanasnya tensi politik menjelang kontestasi Pilpres 2024 disikapi para elite partai politik (parpol).

Bahkan, pengurus Partai Gerindra Jawa Tengah mengaku terus berusaha berkomunikasi dengan pengurus PDIP, NasDem dan PKB untuk meredakan dinamika politik agar tidak tegang. 

1. Tetap bangun komunikasi dengan partai koalisi lainnya

Ketua Gerindra Jawa Tengah Sudaryono menegaskan tidak akan membuat politik semakin memanas. (IDN Times/Dok Gerindra Jateng)
Ketua Gerindra Jawa Tengah Sudaryono menegaskan tidak akan membuat politik semakin memanas. (IDN Times/Dok Gerindra Jateng)

Ketua Gerindra Jawa Tengah Sudaryono mengaku tetap berkoordinasi dengan parpol koalisi lainnya supaya tetap menjalani proses kampanye yang positif. 

“Soal tensi politik, kami tidak melihat situasi yang terlalu tegang. Sebab, kami selalu membangun komunikasi dan bersahabat dengan kawan-kawan dari partai lain. Baik itu dengan PDI Perjuangan, PKB, Nasdem atau dengan koalisi partai lain. Karena semua pada akhirnya setelah pemilu kan berada dalam satu gedung parlemen,” terangnya, Rabu (1/11/2023). 

2. Gerindra tegaskan anti fitnah

Ketua Gerindra Jawa Tengah Sudaryono ketika menggelar konsolidasi pemenangan bagi pasangan bacapres Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Magelang. (IDN Times/Dok Gerindra Jawa Tengah)
Ketua Gerindra Jawa Tengah Sudaryono ketika menggelar konsolidasi pemenangan bagi pasangan bacapres Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Magelang. (IDN Times/Dok Gerindra Jawa Tengah)

Ia juga telah mendapat arahan dari bacapres Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk menjauhi kampanye bernada fitnah dan tidak menebar berita bohong (hoaks). 

Sebagai gantinya, Prabowo menginginkan semua kadernya menyosialisasikan program-program kerja supaya ke depan hasil yang bermanfaat bagi masyarakat Jawa Tengah. 

Sehingga, kampanye akan dilakukan partainya dengan gembira dan menyebarkan sikap optimisme.

"Partai Gerindra anti fitnah dan tidak pernah menyebar informasi hoax. Kampanye yang dikedepankan adalah program atau kebijakan yang memberi manfaat pada masyarakat," ujar Sudaryono. 

3. Akan lanjutkan program Jokowi

Presiden Jokowi bertemu dengan sejumlah siswa di Papua (dok. Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi bertemu dengan sejumlah siswa di Papua (dok. Sekretariat Presiden)

Situasi saat ini, menurutnya, popularitas Probowo-Gibran sudah cukup baik. Ditambah lagi, dirinya yang merupakan putra asli Grobogan ini juga memahami konstelasi wilayah dan politik di Jawa Tengah. 

"Saya asli putra Grobogan, jadi saya memahami betul konstalasi wilayah dan politik Jawa Tengah. Jadi kita tidak hanya mengandalkan popularitas Probowo-Gibran semata, tapi kami akan bicara program keberlanjutan kebijakan Presiden Jokowi. Bantuan sosial berupa BLT, PKH dan bansos lainnya akan tetap dilanjutkan. Bantuan pupuk akan diberikan langsung ke petani. Program yang belum ada akan diberikan," paparnya.

4. Elite Gerindra ungkapkan program unggulan Prabowo-Gibran

infografis Visi-Misi Prabowo-Gibran di Pemilu 2024 (IDN Times/Aditya Pratama)
infografis Visi-Misi Prabowo-Gibran di Pemilu 2024 (IDN Times/Aditya Pratama)

Lebih lanjut, ia mengaku program tersebut tidak sekadar janji. Sebab Prabowo telah melakukan hal tersebut melalui program revolusi putih dengan membagikan susu gratis untuk pemenuhan gizi anak dan balita dalam beberapa tahun belakangan. 

Prabowo-Gibran, katanya juga telah mencanangkan program dana abadi pesantren, bantuan untuk lansia, hilirisasi industri, susu dan makan siang gratis bagi siswa setingkat PAUD/TK hingga SMA/SMK. Semua program tersebut anggarannya sudah dihitung dan negara mampu untuk menyediakan dana tersebut.

"Jika ada intervensi gizi tinggi kepada anak sekolah, berupa pemberian susu dan makan siang gratis, maka akan tumbuh anak-anak yang sehat, kuat, cerdas, cantik dan ganteng-ganteng. Mereka pasti akan punya otak yang cemerlang. Jangan sampai anak-anak menjadi generasi stunting. Semua orang pasti ingin anaknya makan cukup dan bergizi," tukasnya. 

Share Article
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Dhana Kencana
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

Dokumen Wajib PPDB atau SPMB SMA dan SMK Negeri Jateng yang Harus Di-scan!

27 Mei 2026, 12:35 WIBNews