Euforia Turnamen Padel, Warga Semarang Tanding Lawan Artis Gisella

- Euforia penyuka olahraga padel tinggi saat turnamen Iris Serve & Smash di Main Padel Semarang.
- Sejumlah peserta bisa bertanding melawan bintang atau selebritas seperti Gisella Anastasia dan Shannon Wong.
- Antusiasme kompetisi olahraga yang lagi hits semakin meriah dengan adanya partisipasi selebritas.
Semarang, IDN Times - Antusias penyuka olahraga padel sangat tinggi saat mengikuti turnamen Iris Serve & Smash di Main Padel Semarang, Sabtu (10/1/2026). Suasana kompetisi olahraga yang lagi hits itu makin meriah karena sejumlah peserta bisa bertanding melawan bintang atau selebritas seperti Gisella Anastasia dan Shannon Wong.
1. Turnamen padel diikuti 192 peserta

Para peserta baik perempuan maupun laki-laki tampil paripurna dalam turnamen yang diikuti 192 orang itu. Mereka datang dengan tas punggung yang berisi perlengkapan dan mengenakan outfit lengkap.
Mereka bertanding bergantian di lapangan padel. Suasana serius tapi santai tampak saat mereka mabar (main bareng) di acara yang diselenggarakan pertama kali oleh IRIS Bakehouse bersama IRIS Daily dengan dukungan ATWCorp.
Apalagi, suasana makin meriah ketika Gisella Anastasia dan Shannon Wong turun ke lapangan turut bermain padel dengan beberapa peserta. Pertama, Gisel dan Shannon berpasangan untuk melawan peserta, kemudian mereka gantian berpasangan dengan peserta.
“Seru sih karena kami belum pernah latihan sama peserta yang jadi lawan kami. Namanya fun game, tapi se-fun-fun-nya tetap nggak mau malu-maluin. Jadi tadi coba kasih yang terbaik saja," ujar Gisel usai pertandingan.
2. Gisel dan peserta cari pengalaman baru

Menurut Gisel, turnamen Iris Serve & Smash ini tidak hanya menawarkan pertandingan olahraga, tetapi juga pengalaman gaya hidup yang lengkap.
Acara ini menarik penyuka olahraga dan komunitas padel karena bisa berolahraga sambil belanja karena ada berbagai booth dan tenant dari brand makanan minuman hingga busana olahraga yang turut meramaikan acara.
Tak hanya Gisel, peserta turnamen Iris Serve & Smash lain, Tya Indra mengaku, sangat bersemangat mengikuti turnamen tersebut. Ini merupakan pengalaman pertamanya mengikuti turnamen padel.
3. Menarik peserta dari berbagai kota

“Baru empat bulan main padel dan ini pengalaman pertama ikut turnamen. Senang sekali rasanya bisa menguji diri sendiri dan biar makin pede karena bisa tanding dengan peserta lain,” kata perempuan asal Semarang itu.
Turnamen padel Iris Serve & Smash ini menjadi magnet karena mampu menarik peserta dan komunitas dari berbagai kota tidak hanya di Jawa Tengah tapi hingga Yogyakarta, Jakarta dan Bandung.
Pemilik IRIS, Michelle Soeryajaya mengatakan, tingginya partisipasi peserta dalam acara ini menunjukkan bahwa komunitas padel terus berkembang.
"Meski kali pertama mengadakan acara seperti ini, kami tidak menyangka jika pesertanya mencapai 192 orang. Bahkan, kami cukup kaget karena banyak yang datang dari luar kota," ungkapnya.
4. Kampanyekan gaya hidup sehat

Adapun, alasan IRIS menyelenggarakan turnamen padel ini selain mengikuti tren, juga ingin mengkampanyekan gaya hidup sehat ke masyarakat.
"Target kami memang teman-teman dengan gaya hidup sehat. Tapi walaupun hidup sehat, orang tetap ngopi, tetap butuh minum air, tetap butuh lifestyle. Itu yang kami satukan di acara ini," ujarnya.
Sementara, Iris Serve & Smash yang digelar hanya satu hari itu dikemas dengan memadukan olahraga dan hiburan. Ke depan kegiatan ini akan diselenggarakan secara rutin dan dengan skala yang lebih besar.

















