Forki Jateng Gelar Kejurprov Piala Bambang Raya

Grobogan, IDN Times - Jelang berakhirnya masa kepengurusan Forki Jateng masa bakti 2019 -2023, sejumlah agenda penting digelar di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, meliputi penataran wasit juri dan pelatih, Kejurprov karate piala Ketua Umum Bambang Raya Saputra, dan Musyawarah Provinsi 2024.
Wakil ketua umum Adam Prabowo menjelaskan tiga agenda tersebut digelar sejak 15 - 22 Januari 2024 merupakan agenda dan program kerja yang sempat tertunda ditahun 2020. Saat itu menurut Adam terjadi pandemi Covid-19 sehingga mengalami penundaan.
"Saat itu tahun 2020 ada pandemi jadi Forki menunda semua kegiatan yang bersifat massal, salah satunya kejurprov forki jateng yang memperebutkan piala ketua umum Bambang Raya Saputra,"katanya.
1. Penataran wasit juri dan pelatih resmi

Agenda penting yang pertama Forki Jateng adalah penataran wasit juri dan pelatih resmi karate yang digelar selama dua hari pada Rabu-Kamis (17-18/1/2024) di ikuti sekitar 500 peserta di Firdausia Ballroom Kyriad Grandmaster Purwodadi.
Penataran tersebut sebagai langkah peningkatan kapasitas dan jenjang yang lebih tingggi untuk memimpin pertandingan. Sedangkan pelatih resmi ditujukan bagi pelatih yang berfungsi sebagai pelatih dan pendamping dalam kejuaraan resmi maupun terbuka.
"Penataran wasit dan pelatih merupakan kegiatan wajib bagi wasit juri yang ditunjuk memimpin pertandingan baik nomor Kumite maupun Kata atau seni jurus karate
dan da 500 orang dari sejumlah wilayah di Jawa Tengah,"jelas Adam.
Ditambahkan, penataran wasit dilaksanakan guna mendapatkan sertifikasi, apakah sudah layak untuk naik tingkat atau belum sehingga mampu menerapkan aturan ketika memimpin pertandingan.
2. Diikuti 1200 karateka

Kejurprov piala Bambang Raya Saputra digelar Jumat - Minggu (18-21/2024) dikuti oleh 1200 karateka dari 30 Kabupaten/kota dan 16 perguruna resmi yang diakui Forki.
Salah satu atlet peraih perak PON 2020 Detrin Sapta Nugraha pun tak ketinggalan ikut kejuaraan tersebut. Destrin yang turun di nomor Kata perorangan senior putra berhasil merebut medali emas dan uang pembinaan. Diketahui Detrin merupakan atlet karate andalan Jawa Tengah dalam tiap kejuaraan nasional.
Dari pantauan IDN Times, antusias masyarakat terutama pecinta Karate untuk datang dan menyaksikan nampak begitu besar, karena sejak pandemi Covid-19 tahun 2020 di Kabupaten Grobogan belum pernah digelar even olahraga setingkat provinsi.
3. Mencetak bibit atlet

Dalam gelaran Kejurprov piala Bambang Raya sebanyak 70 wasit dan dilibatkan untuk memimpin tiap nomor pertandingan. Menggunakan empat tatami atau matras membuat pertandingan juga menjadi seru.
Tiga kategori dipertandingkan dan diikuti 46 kontingen meliputi kategori umum sebanyak 730 kelas, kategori festival 479 kelas dan kategori beregu 52 kelas. Sehingga total ada 1.261 kelas yang dipertandingkan di kejuaraan karate tersebut.
Menurut Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Provinsi Jawa Tengah Bambang Raya Saputra, bertujuan untuk menemukan bibit-bibit penerus baru atlet karate di Jawa Tengah.
"Kejurprov ini juga menjadi ajang menimba pengalaman bagi para atlet, menumbuhkan jiwa ksatria, menghormati lawan, pelatih dan memiliki jiwa besar sertas portifitas tinggi dalam pertandingan,"terangnya.